Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Heboh! Bawa Juara PSM, Bernardo Tavares Mundur dari PSM Makassar: Alasan Gaji Lima Bulan Menunggak, Bos!

Muhammad Ramadhan Batubara • Kamis, 2 Oktober 2025 | 14:32 WIB
TINGGALKAN KENANGAN MANIS DAN PAHIT : Bernardo Tavares saat menjadi pelatih terbaik di Indonesia Super League, kini mundur dari PSM Makassar. (Instagram @bernardotavares80)
TINGGALKAN KENANGAN MANIS DAN PAHIT : Bernardo Tavares saat menjadi pelatih terbaik di Indonesia Super League, kini mundur dari PSM Makassar. (Instagram @bernardotavares80)

 

MAKASSAR, RadarBali.id – Kabar mengejutkan datang dari kubu PSM Makassar. Pelatih kepala, Bernardo Tavares, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya setelah menukangi tim berjuluk Juku Eja itu selama lebih dari tiga tahun.

Keputusan mendadak ini disampaikan langsung melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (1/10/2025) malam.

Pelatih asal Portugal itu tak bisa menutupi kesedihan dan kekecewaannya. Ia mengungkapkan alasan di balik kepergiannya yang menyakitkan: masalah ekonomi klub yang tak kunjung selesai.

"Dengan penuh duka, saya mengumumkan kepergian saya dari PSM Makassar," tulis Tavares. "Penyebabnya adalah minimnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3 setengah tahun melatih, namun kini tak tertahankan lagi." akunya,blak-blakan.

Klub Janjikan Stabilitas, Tagihan Tetap Menumpuk

Juru taktik berusia 45 tahun itu mengungkapkan bahwa sebelum musim 2025/2026 bergulir, ia sempat bertemu dengan manajemen klub untuk membicarakan masalah keuangan. Tavares sempat diyakinkan akan adanya stabilitas.

"Musim lalu, saya bertemu dengan manajemen (Bapak Fajrin dan Bapak Aksa), yang meyakinkan saya akan stabilitas keuangan dan proyek yang kuat untuk musim 2025/26, tetapi kesulitan tetap ada," tambahnya.

Kondisi tersebut mencapai puncaknya hingga Tavares memutuskan mundur. Ia menyebut, gaji timnya belum dibayarkan selama lima bulan. Timnya hanya menerima bonus setelah berhasil mengalahkan Persija Jakarta.

Pulang dengan Rasa Sakit dan Bangga

Meskipun harus pergi dengan kondisi klub terbelit utang gaji, Tavares tetap menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang telah ia berikan untuk PSM Makassar, klub tertua di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, PSM berhasil meraih gelar juara Liga 1 musim 2022/2023 dan menunjukkan performa internasional yang baik.

"Selama 3 tahun ini, PSM Makassar adalah klub Indonesia dengan performa internasional terbaik. Kami berhasil mempromosikan banyak pemain ke tim nasional muda dan senior Indonesia," pungkasnya.

Tavares memilih momen jeda internasional sebagai waktu yang tepat untuk mundur."Saya pulang dengan rasa sakit, tetapi juga bangga. PSM Makassar akan selalu di hati saya," tutup pelatih plontos itu. [*]

Editor : Hari Puspita
#liga 1 #psm makassar #mengundurkan diri #pelatih terbaik #Super League #Bernardo Tavares