Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persis Terpuruk di Zona Degradasi, Persib Bandung Tempel Persija di Klasemen Super League

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:03 WIB
PENUH DRAMA - Lucho merayakan gol ke gawang Riyandi sebelum mendapatkan kartu merah dalam pertandingan Persib vs Persis Solo di GBLA.
PENUH DRAMA - Lucho merayakan gol ke gawang Riyandi sebelum mendapatkan kartu merah dalam pertandingan Persib vs Persis Solo di GBLA.

RADAR BALI - Persib Bandung berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Persis Solo dengan skor 2-0.

Pertandingan kedua tim terjadi di pekan kesepuluh Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (27/10/2025).

Kemenangan ini membuat Persib melesat ke posisi lima besar klasemen sementara dan semakin menempel ketat Persija Jakarta serta tim-tim papan atas lainnya.

Sebaliknya, kekalahan ini semakin menenggelamkan Persis Solo ke zona degradasi.

Persib tampil prima dan trengginas, meskipun harus berjibaku di tengah jadwal padat Super League dan AFC Champions League Two.

Gol kemenangan Persib dicetak oleh Luciano Guaycochea (12') dan Uilliam Barros (48').

Drama dan kontroversi mewarnai jalannya pertandingan. Diwarnai dua kali keputusan video assistant referee (VAR), Persib unggul 1-0 di paruh pertama.

Luciano Guaycochea yang mencetak gol pembuka, harus terusir dari lapangan setelah menerima kartu merah langsung via review VAR pada menit ke-28 karena pelanggaran.

VAR pula sempat menganulir gol sundulan Ramon Tanque di pengujung babak pertama, yang dianggap handsball.

Tampil di depan publik sendiri, Persib berhasil membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui sepakan voli Guaycochea.

Memasuki babak kedua, meskipun bermain dengan 10 pemain, Persib justru berhasil memperlebar keunggulan.

Uilliam Barros Pereira mencetak gol kedua pada menit ke-48 melalui tembakan, yang semakin membuat Persib nyaman.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pergerakan Klasemen dan Drama Saddil Ramdani

Kemenangan ini membawa Persib Bandung naik ke peringkat kelima dengan koleksi 16 poin dari 8 pertandingan.

Mereka kini hanya berjarak satu poin dari trio Persija Jakarta, Malut United, dan Persita Tangerang yang sama-sama mengumpulkan 17 poin dari 9 pertandingan.

Sementara itu, Borneo FC kokoh di puncak dengan rekor sempurna, 8 kemenangan dari 8 laga dan total 24 poin.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengungkapkan rasa puasnya atas kemenangan ini dan menjelaskan rotasi yang dilakukan untuk menjaga performa tim di tengah jadwal padat.

Hodak juga angkat bicara mengenai keputusan taktisnya, termasuk rotasi pemain yang memicu insiden di lapangan.

Penyerang sayap Saddil Ramdani sempat meluapkan kekecewaannya secara terbuka usai ditarik keluar pada menit ke-31, digantikan Adam Alis.

Saddil terlihat melemparkan botol air ke tanah, dan menggebrak bench pemain usai diganti.

Menanggapi insiden tersebut, Hodak menjelaskan bahwa keputusannya menarik keluar Saddil murni kepentingan taktis setelah kartu merah Guaycochea.

"Saddil bagus, dia banyak melakukan serangan, tetapi saya masukkan Adam Alis untuk bisa menutup di tengah (akibat kartu merah Lucho) dan Beckham saya pindahkan ke winger. Jadi, ini murni taktik yang saya buat," jelasnya.

Pekan depan, Persib akan bertandang ke kandang Bali United untuk mencoba mengambil alih posisi Persija. 

Persis Solo Semakin Terpuruk di Zona Degradasi

Di sisi tim tamu, Persis Solo semakin terpuruk di zona merah, tepatnya di peringkat ke-17 dengan koleksi 5 poin dari 9 pertandingan.

Pelatih Kepala Persis, Peter de Roo, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Ia menyoroti kesulitan timnya menciptakan peluang, bahkan saat Persib bermain dengan 10 pemain.

“Kami kesulitan mengontrol pertandingan dari awal dan tiba-tiba Persib bisa mencetak gol," keluhnya.

"Meskipun bermain dengan 10 pemain, Persib bermain dengan lini pertahanan yang bagus dan kita tidak banyak melakukan penetrasi ke daerah pertahanan lawan,” ucap Peter.

Gelandang bertahan Persib Sutanto Tan mengaku kecewa dengan hasil lawatan timnya ke Bandung dan mengakui pertahanan tim lawan sangat bagus.

Dia memastikan jika para pemain akan terus berjuang untuk keluar dari zona degradasi. "Kita akan terus berkembang di pertandingan selanjutnya,” tutupnya.

Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Persis Solo yang kini harus berjuang ekstra keras untuk menjauh dari posisi tiga terbawah di Super League. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Uilliam Barros #Persib Bandung vs Persis Solo #mark klok #Klasemen Super League 2025 #solo #Malut United #Peter de Roo Persis Solo #Persita Tangerang #persija jakarta #Saddil Ramdan gabung persib #bojan hodak #Persib vs Persis Solo #Super League #bandung #Lucho Guaycochea #Ramon Tanque #sutanto tan