RADAR BALI - Arema FC akan menantang tuan rumah Semen Padang di pekan kesebelas Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim pada Senin (3/11) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Marcos Santos menyiapkan 23 pemain untuk laga krusial ini. Rombongan Arema FC telah bertolak dari Malang ke Padang pada Sabtu (1/11/2025) pagi.
Tim berjuluk Singo Edan ini menargetkan tiga poin penuh sebagai ganti poin yang hilang di tiga pekan sebelumnya.
Kekalahan telak 1-3 atas Borneo FC di Stadion Kanjuruhan menambah panjang daftar hasil minor Arema setelah kalah atas Dewa United dan Persib Bandung dengan skor 1-2.
Rentetan hasil buruk tersebut diiringi dengan absennya sejumlah pemain kunci Arema akibat cedera maupun terkena sanksi kartu.
Pelatih Marcos Santos dibuat pusing dengan absennya dua pemain belakang di laga melawan Semen Padang, yakni Julian Guevara dan Bayu Setiawan.
Keduanya sama-sama diganjar kartu merah di laga kontra Borneo FC Samarinda.
Pelatih asal Brasil itu pun meminta anak asuhnya untuk lebih bermain hati-hati, agar nantinya tak ada lagi pemain yang harus absen di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Selain Bayu dan Julian, Marcos juga tidak memboyong satu legiun asing lainnya, Yann Motta dengan alasan yang belum diketahui.
Sementara dua pemain yang absen tanpa kendala cedera atau sanksi sebelumnya, Odivan Koerich dan Rifad Marasabessy, kini turut dibawa.
Marcos Santos pun membawa Odivan dan Rifad yang absen dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
Laga di Padang ini menjadi sorotan karena menandai kembalinya Odivan Koerich.
Sebelumnya, pemilik jersey bernomor punggung 4 itu sempat absen dua laga (lawan PSM Makassar dan Borneo FC Samarinda) meski tidak cedera atau menerima sanksi.
Namanya bahkan tak masuk Daftar Susunan Pemain (DSP).
Odivan telah mengikuti latihan rutin beberapa hari terakhir. Dia bisa menjadi pilihan utama untuk menggantikan Julian Guevara di lini belakang.
Semen Padang Menggali Optimisme
Di sisi lain, Semen Padang FC menyimpan misi untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir.
Secara statistik lima pertemuan terakhir, tim berjuluk Kabau Sirah ini memang masih tertinggal dengan hanya meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan dari Singo Edan.
Namun, catatan musim lalu memberikan optimisme tersendiri.
Semen Padang FC berhasil menumbangkan Arema FC 2-0 di Stadion Kanjuruhan pada 24 Mei 2025.
Kemenangan tandang bersejarah tersebut bukan hanya prestisius, tetapi juga menjadi penentu bagi Kabau Sirah untuk terhindar dari degradasi di akhir musim.
Mampukah Semen Padang mengulangi memori manis tersebut, ataukah Arema FC akan berhasil mencuri poin di tengah badai absen yang menerpa?
Editor : Ibnu Yunianto