RADAR BALI - Selangor FC harus menghadapi tantangan berat menjelang laga keempat Grup G AFC Champions League Two (ACLTWO) melawan rival regional mereka, Persib Bandung.
Pertandingan yang akan digelar di markas Selangor FC pada 6 November pukul 20.15 waktu setempat ini akan menjadi ajang krusial bagi kedua tim dalam perburuan tiket lolos ke babak 16 besar.
Namun, kabar buruk menghinggapi tim berjuluk Red Giants yang diterpa badai cedera sejumlah pemain pilar mereka.
Kondisi skuad Selangor FC saat ini cukup mengkhawatirkan. Beberapa pemain kunci harus menepi karena cedera.
Gelandang muda berbakat, Mukhairi Ajmal, masih dalam proses pemulihan cedera hamstring.
Sementara itu, pemain asing andalan, Noor Al Rawabdeh, harus menepi karena mengalami Fat Pad Impingement atau lebih dikenal dengan Hoffa's syndrome.
Pukulan terberat datang dari bek andalan Sharul Nazeem yang mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Absennya para pemain ini, terutama Noor Al Rawabdeh, diakui oleh pelatih kepala Selangor FC Christophe Gamel cukup memengaruhi strategi dan keseimbangan tim.
Hal ini juga yang sempat menjadi sorotan saat pertemuan sebelumnya di Indonesia.
Persib di Puncak Klasemen Berkat Kemenangan di Laga Sebelumnya
Selangor FC datang ke laga ini dengan bekal kekalahan 0-2 di pertemuan sebelumnya yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 Oktober 2025.
Gol Persib dicetak oleh Adam Alis Setyano pada menit ke-29 dan penalti Andrew Jung pada menit ke-66.
Kekalahan tersebut membuat peluang Selangor FC untuk lolos ke fase berikutnya menjadi lebih tipis.
Saat ini, Persib Bandung nyaman di puncak klasemen sementara Grup G dengan koleksi 7 poin dari 3 pertandingan, hasil dua kali menang dan sekali imbang.
Persib unggul satu poin dari Bangkok United.
Meskipun dalam posisi sulit, Christophe Gamel menegaskan timnya akan terus berjuang.
"Kami akan tetap berjuang hingga pertandingan Grup G terakhir, apa pun yang terjadi," tekadnya usai kekalahan di Bandung.
Di sisi lain, Persib datang dengan moral tinggi setelah mencatat kemenangan penting 1-0 atas Bali United di Super League pada 1 November 2025.
Kemenangan tersebut, sekaligus menjadi laga kelima beruntun bagi Persib tanpa kebobolan.
Penampilan Brilian Teja Paku Alam Jadi Sorotan
Salah satu kunci performa impresif Persib adalah penampilan gemilang penjaga gawang mereka, Teja Paku Alam.
Kiper kelahiran Padang ini tampil bak tembok kokoh di bawah mistar gawang Maung Bandung.
Terakhir, Teja tampil brilian saat menumbangkan Bali United, tercatat melakukan empat penyelamatan krusial yang memastikan gawangnya tetap nirbobol.
Konsistensi Uda Teja juga sudah terlihat saat menjamu Selangor FC di Bandung.
Teja sukses menggagalkan peluang emas dari Fortes dan ancaman lainnya, memastikan kemenangan Persib.
Pelatih kiper Persib, Mario Jozic, pun tak sungkan melontarkan pujian atas performa anak asuhnya itu.
"Teja menunjukkan kinerja yang luar biasa selama ini. Dia pribadi yang rendah hati dan mampu menampilkan performa yang konsisten. Itu membuat saya sangat mudah untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengannya," kata pelatih kiper asal Kroasia tersebut.
Jozic juga mengapresiasi semangat belajar Teja yang tak pernah merasa cepat puas.
"Ia tak pernah berhenti untuk meningkatkan kemampuan diri, selalu ingin terus belajar dan belajar lagi agar lebih baik. Saya sangat bangga dan puas dengan Teja," tutupnya.
Pertemuan di Malaysia nanti akan menjadi tantangan besar bagi Selangor FC yang harus berjuang dengan keterbatasan skuad akibat cedera.
Lini depan Selangor FC juga harus mencari cara untuk menembus pertahanan kokoh Persib yang dikawal kiper sekelas Teja Paku Alam.
Tim tuan rumah bertekad untuk memberikan yang terbaik demi meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.***
Editor : Ibnu Yunianto