RADAR BALI - Persib Bandung melakoni pertandingan yang paling banyak dibandingkan klub-klub lain di Super League.
Dalam sebulan terakhir, Persib harus bermain enam kali. Artinya, pemain Persib harus bermain setiap lima hari dan harus berpindah-pindah kota dalam setiap pertandingan.
Sebelum melawat ke kandang Bali United pada Sabtu, 1 November lalu, Pangeran Biru sebelumnya sudah bermain melawan Bangkok United pada (1 Oktober 2025), PSBS Biak (17 Oktober 2025), Selangor FC (23 Oktober 2025), dan Persis Solo (27 Oktober 2025).
Meski demikian, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memastikan kondisi pemainnya dalam keadaan bagus.
Karena itu, skuad Persib siap menatap pertandingan kontra Selangor FC di AFC Champions League Two 2025/26 di Stadion MBPJ, Malaysia, Kamis 6 November 2025 mendatang.
Hodak menyebutkan, secara mental para pemainnya dalam motivasi bagus setelah meraih kemenangan atas Bali United pada pertandingan pekan kesebelas Super League 2025/26.
"Saya selalu berkata, setiap kemenangan itu membuat tim menjadi lebih baik dan membuat tim berkembang," katanya.
"Tiga angka juga membuat kepercayaan diri meningkat dan sejauh ini semuanya tampak bagus," kata Hodak.
Strategi Pemulihan di Tengah Jadwal Mepet
Bagi Persib, laga melawan Selangor FC ini merupakan pertandingan kelima dengan jarak persiapan sangat singkat, yaitu dalam rentang 21 hari.
Kondisi jadwal yang padat ini membuat tim pelatih memutuskan untuk memaksimalkan waktu pemulihan.
"Kami harus bisa melakukan recovery di padatnya jadwal. Itu alasannya kami tidak pulang dulu ke Bandung," terang Hodak.
"Perjalanan pulang akan memakan banyak waktu saat perjalanan. Jadi kami tinggal di sini (Bali) untuk memulihkan kondisi fisik dan mental hingga hari ini lalu langsung terbang ke Kuala Lumpur," jelas Hodak.
Skuad Persib memilih untuk tetap berada di Bali setelah pertandingan Super League demi efisiensi waktu perjalanan dan fokus pada pemulihan kondisi fisik dan mental para pemain sebelum bertolak ke Malaysia.
Para pemain Persib yang turun melawan Bali United selama 60 menit atau lebih berlatih penguatan lantas melakukan pemulihan kondisi di sebuah hotel di kawasan Kuta.
Sedangkan pemain yang tidak turun melawan Bali United melakukan latihan fisik di Stadion Gelora Samudra di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Badung.
Venue tersebut memiliki lapangan latihan berkualitas FIFA yang awalnya disiapkan untuk Piala Dunia U-20 pada 2019.
Lapangan tersebut kini sering digunakan PSSI untuk melakukan pemusatan latihan timnas Indonesia.
Antusiasme Bobotoh Meluap: Tiket Tandang Ludes
Antusiasme luar biasa untuk mendukung langsung PERSIB di laga tandang kembali ditunjukkan Bobotoh.
Menjelang pertandingan keempat Grup G AFC Champions League Two 2025/2026 melawan Selangor FC di Stadion MBPJ, Kamis, 6 November 2025, sebanyak 800 tiket kuota tim tamu sudah dinyatakan habis terjual.
Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Selangor FC mengonfirmasi, alokasi tiket untuk suporter PERSIB telah ludes.
Klub asal Malaysia itu juga mengimbau agar pendukung yang belum memiliki tiket tidak memaksakan diri datang ke stadion, demi keamanan dan kenyamanan bersama.
"Mohon diinformasikan bahwa pendukung away tidak diperbolehkan membeli tiket home. Bagi yang sudah mendapatkan tiket, sampai jumpa di Stadion MBPJ," tulis Selangor FC dalam pernyataannya.
Bagi Bobotoh yang tidak berkesempatan hadir langsung, semangat mendukung tetap bisa disalurkan dari mana saja.
Dukungan lewat tayangan langsung dan interaksi positif di media sosial tetap menjadi energi besar bagi Pangeran Biru untuk menjaga tren positif di kompetisi Asia.***
Editor : Ibnu Yunianto