RADAR BALI - Persib Bandung kembali dihadapkan pada ujian berat sekaligus kesempatan emas.
Setelah menyapu bersih lima kemenangan beruntun dengan catatan nirbobol, Pangeran Biru kini menantang Selangor FC pada matchday keempat AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26.
Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Malaysia, Kamis, 6 November 2025, pukul 19.15 WIB.
Lima hasil positif beruntun, termasuk kemenangan 2-0 atas Selangor FC di pertemuan pertama, menjadi modal berharga dan pelecut motivasi bagi Persib untuk memuluskan langkah ke fase knock-out.
Kapten Persib Marc Klok pun menegaskan ambisi tim untuk melanjutkan tren cemerlang tersebut.
"Kami dalam laju yang bagus. Kami ingin melanjutkan momen ini. Kami ingin terus melangkah jauh di Liga Champions," ujar Klok.
Absennya Barba dan Ancaman dari Tuan Rumah
Di tengah tingginya motivasi tersebut, sebuah kabar datang dari lini pertahanan yang berpotensi menjadi kerikil dalam sepatu Persib.
Pelatih Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur, kecuali bek kiri Federico Barba, yang terserang demam.
Absennya Barba, bek yang malang melintang di kompetisi elite Eropa seperti Serie A Italia dan pernah berseragam VfB Stuttgart di Jerman, jelas menjadi pukulan telak.
Barba bukan sekadar bek tengah biasa. Pengalamannya yang vital menjadikannya jangkar pertahanan.
Barba juga menjadi pemimpin bagi barisan bek yang membawa stabilitas serta koordinasi di barisan belakang Persib.
Kemampuannya membaca permainan dan ketenangan dalam transisi sangat berperan menjaga catatan nirbobol tim.
Hodak sendiri menyadari betul bahwa kemenangan pada pertemuan pertama tidak bisa dijadikan acuan.
Dia mengingatkan timnya untuk tidak jemawa dan tidak meremehkan Selangor FC, yang bermain di hadapan ribuan suporternya sendiri.
Selain itu, Selangor FC yang berada di dasar klasenmen pasti sangat termotivasi meraih kemenangan perdana di Grup G.
"Saya pastikan mereka akan mencoba habis-habisan untuk mengalahkan kita. Ini pertandingan yang tentunya akan sangat ketat," kata Hodak.
Tekanan pun datang dari kubu tuan rumah. Pelatih Selangor FC, Christophe Gamel, bertekad memberikan perlawanan maksimal.
"Setelah pertemuan pertama lalu, kami tentu harus memberikan reaksi di pertandingan nanti. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik," tegas pelatih asal Prancis tersebut.
Misi Balas Dendam dan Optimisme Hodak
Laga ini bukan hanya soal poin, tetapi juga tentang memecahkan kutukan.
Hodak menegaskan bahwa Persib akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk mengalahkan Selangor FC untuk pertama kalinya di kandangnya.
Dalam dua lawatan sebelumnya, PERSIB selalu pulang dengan kekalahan, yakni 0-2 pada tahun 2009 dan 0-3 pada tahun 2020 dalam laga persahabatan.
Meski tanpa pemimpin andalan di lini belakang, Hodak tetap optimistis dan yakin timnya akan berjuang mengamankan tiga poin.
"Jika meraih tiga poin, kami sudah hampir lolos menuju babak berikutnya," kata pelatih asal Kroasia itu.
Hodak menambahkan bahwa kemenangan sangat dibutuhkan untuk memperbesar peluang melaju ke babak selanjutnya.
Pertandingan di Petaling Jaya malam nanti jelas menjadi ujian karakter bagi Pangeran Biru.
Tanpa tembok kukuh bernama Federico Barba, lini belakang Persib harus membuktikan bahwa kualitas kolektif mereka mampu meredam motivasi tinggi tuan rumah dan menjaga tren kemenangan demi tiket ke fase knock-out ACL Two.***
Editor : Ibnu Yunianto