Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Borneo FC vs Madura United: Ini Strategi Carlos Parreira Hentikan Rekor 10 Kemenangan Pesut Etam

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 22 November 2025 | 01:27 WIB
MISI BERAT - Aksi Madura United saat bertandang ke markas Bali United pada pekan keempat.
MISI BERAT - Aksi Madura United saat bertandang ke markas Bali United pada pekan keempat.


RADAR BALI - Borneo FC Samarinda tengah mempersiapkan diri untuk menjaga performa puncaknya menjelang duel sengit melawan Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Latihan intensif digelar di Stadion Segiri, Rabu (19/11/2025), sebagai langkah pematangan strategi untuk laga yang akan dihelat Sabtu (22/11).

Saat ini, Pesut Etam sedang menikmati periode terbaik mereka sepanjang musim.

Tim kebanggaan Samarinda ini baru saja mencetak sejarah baru di Liga 1 Indonesia dengan menorehkan 10 kemenangan beruntun dan tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir.

Raihan fantastis ini menempatkan Borneo FC kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 30 poin.

Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menekankan bahwa fokus persiapan timnya jauh melampaui satu pertandingan saja.

“Kita menyesuaikan tim bukan cuma buat lawan Madura, tapi untuk seluruh kompetisi,” ujar Lefundes, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

Waspadai Efek Pelatih Baru Lawan

Meski sedang di atas angin, Lefundes mengakui bahwa laga pekan ke-13 ini memiliki tantangan tersendiri.

Madura United datang dengan wajah baru setelah baru saja mengganti pelatih.

“Kita nggak tahu apa yang akan terjadi,” kata Lefundes menyoroti sulitnya membaca pola permainan lawan di bawah arahan arsitek baru.

“Karena itu kami menyiapkan beberapa skenario,” lanjutnya, memastikan Borneo FC siap menghadapi segala kejutan taktis dari tim tamu.

Dalam sesi latihan, Borneo FC harus mengatasi beberapa kendala, termasuk absennya empat pemain yang tengah bertugas bersama tim nasional.

Lefundes secara khusus menyoroti kondisi Rivaldo Pakpahan yang baru saja bermain penuh selama 93 menit bersama Timnas U-23.

Dia memastikan pemain tersebut mendapat pemulihan optimal sebelum kembali ke lapangan hijau liga.

Ujian Berat Perdana untuk Carlos Parreira

Di sisi lain, Madura United, yang dijuluki Laskar Sape Kerrab, tiba di Stadion Segiri dengan membawa harapan baru yang disematkan pada pundak pelatih anyar mereka, Carlos Parreira.

Pelatih asal Brasil ini langsung dihadapkan pada ujian terberat: menghentikan laju tim pemuncak klasemen yang selalu menang dalam 10 pertandingan terakhir.

Hingga pekan ke-12, masalah utama Madura United terletak pada produktivitas gol.

Mereka baru mencetak 10 gol, berbanding jauh dengan 23 gol yang sudah dikoleksi Borneo FC.

Penyerang utama mereka, Balotelli, bahkan masih mandul gol dalam 10 pertandingan terakhirnya.

Aji Kusuma, Kunci Solusi Lini Depan Madura

Namun, kekhawatiran di lini depan Madura United tampaknya mulai menemukan titik terang berkat kemunculan Aji Kusuma.

Penyerang lokal berusia 26 tahun ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Borneo FC.

Di laga sebelumnya melawan Persijap Jepara, Aji Kusuma menunjukkan permainan yang efektif.

Dalam 22 menit bermain, ia berhasil mencetak gol pertamanya bagi Madura United lewat sundulan yang memastikan kemenangan.

Melansir Sofascore, Aji sukses menunjukkan efektivitasnya dalam penyerangan dan distribusi bola, dengan mencatatkan dua dari tiga umpan kunci yang sukses.

Kini, semua mata akan tertuju pada Carlos Parreira. Menarik dinantikan bagaimana sang pelatih baru meramu strateginya.

Apakah ia akan mempercayakan Aji Kusuma sebagai starter di lini depan, menjadikannya supersub andalan, atau menduetkannya dengan Balotelli untuk membongkar pertahanan Pesut Etam?

Pertarungan taktik ini akan menjadi penentu apakah rekor fantastis Borneo FC akan terus berlanjut.

Ataukah Madura United di bawah Parreira mampu menjadi tim pertama yang menghentikannya.***

Editor : Ibnu Yunianto
#rivaldo pakpahan #balotelli #Super League 2025 #Fabio Lefundes Borneo FC #Carlos Parreira #Borneo FC Samarinda #aji kusuma #Borneo FC Vs Madura United