RADAR BALI - Persiapan matang dijalani Malut United FC menjelang laga tandang menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-13 Super League 2025/2026.
Laga yang akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (23/11/2025) sore pukul 15.30 WIB ini diprediksi akan berjalan sengit.
Pelatih kepala Malut United Hendri Susilo memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik setelah memanfaatkan jeda kompetisi selama dua pekan dengan maksimal.
Tim berjuluk Laskar Kie Raha ini bahkan menggelar pemusatan latihan intensif di Yogyakarta untuk menjaga konsistensi performa.
"Kami telah melakukan persiapan penuh selama dua pekan terakhir. Alhamdulillah, sampai latihan terakhir hari ini, semua pemain yang dibawa ke Tangerang tampak antusias dan siap untuk bermain," ujar Hendri Susilo.
Malut United datang dengan modal gemilang lima kemenangan beruntun dari laga sebelumnya.
Catatan tandang mereka juga menakutkan, di mana dari enam laga away hingga pekan ke-12, tim ini telah meraih empat kemenangan dan hanya sekali kalah.
Kekuatan lini serang Malut United bertambah dengan kembalinya Yakob Sayuri setelah absen karena akumulasi kartu.
Winger lincah itu saat ini menjadi top skor tandang tim dengan koleksi tiga gol.
Kapten tim Gustavo Franca yang merupakan bek asal Brasil menyuarakan optimisme tinggi.
"Kami terus berusaha meraih kemenangan dalam setiap laga dan saya yakin besok kami akan menampilkan permainan terbaik," katanya.
Kehadiran sejumlah bintang yang sukses membawa Persib Bandung meraih gelar juara Liga 1 musim lalu, seperti David Da Silva, Tyronne Del Pino, Ciro Alves, dan juga Gustavo Franca.
Amunisi itu membuat Malut United disebut-sebut sebagai salah satu tim favorit juara musim ini.
Persita Siap Beri Kejutan di Kandang
Sementara itu, tim tuan rumah Persita Tangerang yang dijuluki Pendekar Cisadane, juga bertekad mengamankan tiga poin di hadapan publiknya.
Pelatih Kepala Persita Carlos Pena tidak gentar menghadapi kekuatan finansial dan deretan bintang yang dimiliki Malut United.
Ia mengakui lawan adalah tim favorit dengan banyak pemain berpengalaman, bahkan beberapa di antaranya adalah juara liga musim lalu.
"Malut United akan menjadi lawan yang sulit dikalahkan. Namun hal yang sama juga akan dihadapi oleh mereka, Persita bukan tim yang mudah dikalahkan," tegas Pena, dikutip dari laman resmi Persita.
Pena menambahkan bahwa jeda panjang telah dimanfaatkan untuk mempersiapkan tim, dan para pemainnya berada dalam motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan.
"Pemain dalam kondisi bagus, para pemain menunjukkan kepercayaan diri yang bagus. Jika kita terus berusaha dan memberikan penampilan 100%, saya yakin bisa mendapatkan tiga poin," tutupnya.
Pertarungan Krusial di Papan Atas
Duel antara Persita dan Malut United ini memiliki implikasi besar terhadap persaingan di papan atas Super League.
Malut United memasuki laga ini dengan performa yang sangat panas. Mereka saat ini menempati Peringkat 5 dengan koleksi 20 poin dari 10 pertandingan.
Tim ini adalah salah satu dari sedikit klub yang mencatatkan lima kemenangan beruntun sempurna dalam lima laga terakhir.
Hasil tersebut menempatkan mereka di jalur yang tepat untuk mengancam posisi tiga besar yang saat ini diisi oleh Persib (22 poin), bahkan Persija (26 poin), dan pimpinan klasemen Borneo (33 poin).
Jika Malut United berhasil mencuri tiga poin, mereka akan melompati PSIM Yogyakarta dan berpotensi hanya terpaut dua poin dari Persib.
Di sisi lain, Persita Tangerang yang berada di Peringkat 6 dengan 18 poin dari 11 laga, berambisi kuat untuk mempertahankan dan memperbaiki posisi mereka di zona kompetisi tertinggi.
Pendekar Cisadane baru saja mengalami sedikit ganjalan, mencatatkan dua kali seri dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir, yang membuat mereka harus waspada terhadap kejaran Bhayangkara di posisi 7 dengan poin yang sama.
Kemenangan atas Malut United akan membuat Persita menembus peringkat yang lebih tinggi dan menjauhkan diri dari zona tengah, sekaligus memutus rantai kemenangan beruntun sang lawan.
Secara keseluruhan, laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang memperebutkan momentum dan posisi strategis di klasemen menjelang paruh musim.
Malut United berambisi untuk mengudeta dominasi tim-tim di atasnya, sementara Persita bertekad membuktikan diri sebagai kekuatan yang sulit ditaklukkan di kandang.***
Editor : Ibnu Yunianto