Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persija vs PSIM Yogyakarta: Krisis Pemain, Laskar Mataram Turunkan Kiper Nol Menit di Laga Ultah Persija

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 28 November 2025 | 17:35 WIB
KEHILANGAN 4 PEMAIN - Pelatih Persija Mauricio Souza. Macan Kemayoran kehilangan Rizky Ridho, Ryo Matsumura, Gustavo Almeida,  dan Hanif Sjahbandi saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBK.
KEHILANGAN 4 PEMAIN - Pelatih Persija Mauricio Souza. Macan Kemayoran kehilangan Rizky Ridho, Ryo Matsumura, Gustavo Almeida, dan Hanif Sjahbandi saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBK.

RADAR BALI - Pertandingan pekan ke-14 Super League 2025/2026 yang akan dijalani Persija Jakarta memiliki makna lebih dari sekadar perebutan tiga poin.

Laga yang mempertemukan Macan Kemayoran dengan PSIM Yogyakarta ini bertepatan dengan hari istimewa, ulang tahun Persija yang ke-97.

Pada momen bersejarah itu, Persija akan menjamu tamu dari Yogyakarta, PSIM, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025), pukul 19.00 WIB.

Atmosfer perayaan HUT membuat target Persija semakin tegas. Tak ada ruang untuk hasil selain kemenangan.

Tambahan tiga poin tidak hanya mengamankan posisi di klasemen, tetapi juga menjadi hadiah terbaik untuk memperingati 97 tahun perjalanan klub.

Pelatih Persija Mauricio Souza menegaskan bahwa gairah itu sudah menyatu dalam seluruh elemen tim.

“Kami menjalani satu minggu persiapan yang sangat baik. Para pemain punya motivasi besar untuk tampil di Jakarta, di depan Jakmania. Saya yakin kami bisa menunjukkan performa terbaik pada pertandingan besok,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang laga.

Mauricio mengakui PSIM adalah lawan tangguh, tetapi fokus utamanya adalah meraih kemenangan di mana pun Persija bermain.

“Laga ini sangat istimewa, bisa kembali main di Jakarta, di GBK. Besok kami menghadapi tim yang tangguh, dengan organisasi permainan yang solid. Namun, kami selalu masuk ke lapangan dengan satu tujuan, meraih tiga poin,” lanjutnya.

Persija Ditinggal Sejumlah Pilar Utama

Meski bertekad meraih kemenangan, Persija harus menghadapi laga istimewa ini tanpa kekuatan penuh.

Sang kapten sekaligus bek andalan, Rizky Ridho, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.

Selain itu, Ryo Matsumura, Gustavo Almeida, dan Hanif Sjahbandi masih menjalani proses pemulihan cedera.

Kondisi tersebut membuat Persija harus kembali mengandalkan kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik.

Namun di tengah keterbatasan itu, tekad untuk merayakan ulang tahun ke-97 dengan kemenangan tak sedikit pun berkurang.

Striker Persija Eksel Runtukahu membawa tekad yang tidak main-main. “Kami sudah berlatih dengan baik selama satu pekan ini.

Para pemain siap menghadapi laga besok dan tentu berharap bisa memberikan yang terbaik, sekaligus membawa pulang tiga poin,” kata Eksel.

“Saya yakin teman-teman ingin memberikan yang terbaik untuk HUT Persija. Kami minta doa dari Jakmania dan semuanya,” tambahnya.

Krisis Kiper PSIM, Kiper "Nol Menit" Siap Turun

Di sisi tim tamu, PSIM Yogyakarta tengah dilanda krisis pemain menjelang lawatan ke GBK, terutama di sektor kiper.

Laskar Mataram dipastikan tidak akan diperkuat kiper andalannya, Cahya Supriadi dan Harlan Suardi.

Cahya Supriadi absen karena harus bergabung dengan Timnas U-22 Indonesia untuk tampil di ajang SEA Games 2025 di Thailand.

Harlan Suardi dipastikan absen karena mengalami cedera ACL setelah insiden di sesi latihan PSIM Yogyakarta.

“Selain Raka dan Cahya, ada Harlan yang juga harus absen. Dia sempat mengalami insiden kecil waktu latihan. Setelah dilakukan MRI diketahui dia terkena di bagian ACL,” ungkap Razzi Taruna.

PSIM saat ini hanya menyisakan dua kiper dan keduanya sama sekali belum tampil di Super League musim ini.

Dua kiper tersebut adalah Khairul Fikri (22 tahun) dan Gilang Ardha (19 tahun).

Meski Khairul Fikri pernah bermain di tiga pertandingan untuk PSIM di musim 2023/2024 (dua cleansheet), musim ini ia belum mencatatkan menit bermain.

Sementara Gilang Ardha belum memiliki pengalaman bermain di level ini.

Besar kemungkinan, Khairul Fikri akan dipasang PSIM Yogyakarta untuk melawan Persija Jakarta nanti malam, menjadikannya kiper dengan nol menit bermain di Super League 2025/2026.

Selain dua kiper andalan, PSIM juga dipastikan tidak akan diperkuat Ze Valente (akumulasi kartu) dan Raka Cahyana (bergabung Timnas SEA Games).

“Ze Valente harus absen karena akumulasi kartu. Selain itu, ada Raka Cahyana dan Cahya Supriadi yang juga harus absen karena sudah berangkat untuk persiapan SEA Games di Thailand,” tutup Razzi Taruna.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Ryo Matsumara #PSIM vs Persijap #macan kemayoran #stadion gbk #eksel runtukahu #ultah persija ke-93 #the jak #psim yogyakarta #Rizky Ridho #cahya supriadi #Persija vs PSIM #persija hari ini #ultah persija #Mauricio Souza Persija #Super League #HUT Persija #ulang tahun persija #hanif sjahbandi #gustavo almeida