Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PSM di Atas Angin! Tanpa Bek Andalan, Persebaya Terancam Jadi Sasaran Empuk di Pare-pare

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 3 Desember 2025 | 16:41 WIB
TAK PERNAH KALAH - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-14 Super League. Trucha memberi Juku Eja hattrick kemenangan dalam tiga laga yang dipimpinnya.
TAK PERNAH KALAH - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-14 Super League. Trucha memberi Juku Eja hattrick kemenangan dalam tiga laga yang dipimpinnya.

RADAR BALI - Laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026 yang mempertemukan PSM Makassar dan Persebaya Surabaya pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Pare-pare, diprediksi akan berjalan sengit.

Kedua tim yang hanya berjarak satu poin di papan klasemen. PSM bertengger di peringkat 8 (18 poin) dan Persebaya di peringkat 9 (17 poin).

Keduanya sama-sama mengincar kemenangan untuk mendongkrak posisi mereka di papan atas.

Namun, menilik kondisi dan performa kedua tim jelang pertandingan, tim tuan rumah, PSM Makassar, terlihat memiliki sejumlah faktor yang menjadikannya lebih diunggulkan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa Juku Eja berada di atas angin:

1. Absennya Bek Kunci Persebaya, Risto Mitrevski

Persebaya Surabaya dipastikan menghadapi tantangan berat di lini pertahanan menyusul absennya bek andalan mereka, Risto Mitrevski.

Pemain asal Makedonia Utara ini masih menjalani pemulihan intensif setelah mengalami cedera bahu dan harus menjalani operasi pada 7 Oktober 2025.

Meskipun dokter tim Persebaya, dr. Ahmad Ridhoi, melaporkan perkembangan positif dalam rehabilitasi Risto di Kroasia, ia belum bisa kembali bergabung dengan tim di lapangan.

"Yang jelas, kami akan memberi tahu tim pelatih saat Risto pulih 100%," ujar dr. Ridhoi.

Absennya sosok stopper sekelas Risto jelas akan menguji soliditas lini belakang Bajul Ijo saat menghadapi ketajaman lini serang PSM.

2. Tren Kemenangan Beruntun PSM

PSM Makassar saat ini berada dalam jalur kemenangan yang meyakinkan.

Pasukan Ramang mencatatkan hat-trick kemenangan beruntun di Super League, termasuk kemenangan dramatis 3-4 atas Persis Solo di pekan ke-14.

Dalam tiga laga terakhir, PSM sukses menundukkan Dewa United (1-0), PSBS Biak (5-0), dan Persis Solo (4-3).

Tren positif ini memberikan bekal kepercayaan diri yang sangat tinggi bagi Yuran Fernandes dan kawan-kawan.

Sebaliknya, Persebaya justru menunjukkan grafik yang kurang memuaskan dengan hanya meraih tiga poin dari tiga laga terakhir.

Pertandingan melawan Persik, Arema FC, dan Bhayangkara FC semuanya berakhir dengan skor imbang 1-1.

3. PSM Dipimpin Pelatih Terbaik Pekan ke-14 Tomas Trucha

PSM Makassar baru saja mendapatkan angin segar setelah pelatih mereka, Tomas Trucha, dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Pekan ke-14 Super League 2025-2026.

Penghargaan ini merupakan buah dari keberhasilan comeback spektakuler saat melawan Persis Solo.

Dampak kehadiran Trucha sangat terasa. Sejak dipercaya melatih, ia memimpin tim dalam tiga laga, dan ketiganya berujung pada kemenangan bagi Juku Eja.

Konsistensi ini menjadi faktor pembeda signifikan, terutama mengingat Persebaya masih berstatus tanpa pelatih kepala, menyusul pemecatan Eduardo Perez pada 22 November 2025.

4. Keunggulan Nilai Skuad dan Pemain Kunci PSM

Secara finansial dan kedalaman skuad, PSM Makassar juga sedikit lebih unggul.

Nilai total skuad Juku Eja tercatat sebesar Rp 88,21 miliar, lebih tinggi dibanding Bajul Ijo yang bernilai Rp 82,56 miliar.

Meskipun pemain termahal Persebaya Francisco Rivera memiliki harga pasar Rp 7,82 miliar, PSM memiliki pemain kunci dengan kontribusi besar di setiap lini.

Bek andalan Juku Eja Yuran Fernandes memiliki harga pasar Rp 6,95 miliar.

Tidak hanya solid di belakang, Yuran juga produktif dalam mencetak gol, termasuk saat menjadi kunci comeback melawan Persis Solo.

5. Bermain Sebagai Tuan Rumah

Faktor terakhir yang tidak kalah penting adalah status PSM Makassar sebagai tuan rumah.

Laga tunda ini akan dihelat di Stadion BJ Habibie, Pare-pare.

Bermain di hadapan pendukung sendiri sudah pasti memberikan motivasi dan energi ekstra bagi Pasukan Ramang.

Dengan absennya pilar utama pertahanan lawan, performa tim yang sedang menanjak, dan kepemimpinan pelatih yang tengah on-fire, PSM Makassar jelas memiliki modal kuat untuk mengamankan tiga poin penuh di kandang dan menjauh dari kejaran Persebaya di papan klasemen.***

Editor : Ibnu Yunianto
#persis solo #dewa united #psbs biak #Risto Mitrevski #psm makassar #bhayangkara #PSM Makassar Vs Persebaya #Persebaya Surabaya #persebaya vs psm #Super League #eduardo perez #PSM vs Persebaya #arema fc #tomas trucha