RADAR BALI - Laga tunda pekan ke-4 BRI Super League 2025-26 menyajikan duel klasik yang mempertemukan PSM Makassar dengan Persebaya Surabaya.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada hari Sabtu (6/12) pukul 19.00 WIB.
Menjelang laga ini, pelatih interim Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengaku waspada tren positif yang tengah dinikmati oleh tim tuan rumah PSM Makassar.
Uston menyadari bahwa pertandingan menghadapi tim berjuluk Juku Eja ini akan menjadi ujian yang cukup berat bagi Persebaya Surabaya untuk mengakhiri serangkaian tren tanpa kemenangan mereka.
"Kita tentunya mempersiapkan diri dan berjuang sekeras mungkin untuk mendapatkan poin," ujar Uston.
Dia menambahkan, setelah libur selama dua hari, evaluasi sudah dipersiapkan dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan rapat bersama para pemain.
Kondisi skuad Bajul Ijo memang sedang tidak baik-baik saja. Mereka datang ke Parepare tanpa meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di liga.
Dalam tiga pekan terakhir, Persebaya hanya mampu mengemas tiga poin dari hasil imbang saat menghadapi Persik Kediri, Arema FC, dan Bhayangkara FC.
Beban Persebaya semakin berat setelah ditinggalkan pelatih kepala Eduardo Perez sehingga kini Uston Nawawi bertindak sebagai caretaker tim.
Di sisi lain, Uston juga menilai PSM berpotensi menyulitkan Persebaya lantaran mereka tengah berada dalam tren positif di bawah asuhan pelatih anyar, Tomas Trucha.
Dalam tiga laga terakhir yang dilakoni, PSM Makassar mampu meraih kemenangan sempurna dengan mengalahkan Dewa United, PSBS Biak, dan Persis Solo.
"PSM dengan pelatih baru ini, dalam tiga laganya selalu menang. Kemarin kita memang belum menang," kata Uston mengakui keunggulan lawan.
Namun, pelatih sementara itu tetap memompa semangat anak asuhnya. "Tetap kita diskusi dengan pemain, intinya satu, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan," tegasnya seperti dikutip dari laman iLeague.id.
Saat ini, Persebaya berada di posisi kesembilan klasemen, hanya terpaut satu poin saja dari PSM Makassar yang berada satu tingkat di atasnya.
Pertandingan ini pun sangat krusial. Apabila mampu meraih poin penuh, Persebaya memiliki peluang untuk menyalip PSM Makassar di klasemen sementara.
Sebaliknya, kemenangan PSM akan semakin memperkuat posisi mereka di papan tengah dan memperpanjang tren positif di bawah pelatih baru mereka.
Persebaya bertekad membawa pulang poin dari Gelora B.J. Habibie demi memperbaiki posisi dan mengakhiri rentetan hasil buruk.***
Editor : Ibnu Yunianto