RADAR BALI - Persib Bandung akan melakoni partai penentuan Grup G AFC Champions League Two 2025-2026 dengan menjamu Bangkok United FC.
Walaupun hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci tiket ke babak berikutnya, Maung Bandung wajib mewaspadai mentalitas pantang menyerah tim tamu yang dikenal memiliki potensi untuk melakukan comeback dramatis.
Pertandingan krusial ini akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 10 Desember 2025, pukul 19.15 WIB.
Laga ini dipastikan akan disiarkan langsung oleh RCTI mulai pukul 19.00 WIB.
Saat ini, Persib Bandung dan Bangkok United sama-sama mengoleksi 10 poin di Grup G.
Namun, Persib berhak menempati posisi puncak karena unggul head-to-head atau selisih gol.
Di posisi ketiga bercokol Lion City Sailors dengan 7 poin, dan Selangor FC di posisi buncit dengan 1 poin.
Sebagai partai terakhir fase grup, Persib memiliki keuntungan besar karena bermain di kandang dan hanya memerlukan hasil imbang untuk memastikan diri lolos dari fase grup.
Hasil ini juga bisa mengantarkan Persib sebagai juara grup, tergantung hasil pertandingan lainnya.
Uniknya, Bangkok United justru telah dipastikan mengantongi tiket ke babak knock-out mewakili Grup G.
Modal Positif dari Kemenangan Para Pemain Pengganti
Persib menyongsong laga penting ini dengan modal moral yang sangat positif.
Lima hari sebelum kick-off AFC Champions League Two, Persib sukses mengalahkan pemuncak klasemen sementara Liga 1 Borneo FC dengan skor meyakinkan 3-1 di GBLA.
Kemenangan tersebut menjadi sorotan karena pelatih kepala, Bojan Hodak, menurunkan sejumlah pemain pelapis. Ia mengaku terkejut dan memuji performa anak asuhnya.
“Saya perlu jujur, secara mengejutkan kami bermain dengan sangat bagus dan kami mendominasi sepanjang pertandingan,” kata Bojan Hodak seusai pertandingan.
“Bahkan, skor 3-1 ini menurut saya bagus bagi mereka (Borneo FC) karena pada babak pertama kami mempunyai banyak peluang.”
Hodak secara khusus memuji penampilan penjaga gawang ketiga, Fitrah Maulana, serta Nazriel yang bermain bagus.
Ini menunjukkan kedalaman skuad Persib yang siap diturunkan melawan Bangkok United.
Kewaspadaan Terhadap Mentalitas Comeback Bangkok United
Meski Persib diuntungkan secara moral dan posisi di klasemen, Bojan Hodak patut mewaspadai daya juang tinggi yang dimiliki Bangkok United.
Wakil Thailand tersebut terbukti memiliki mentalitas untuk bangkit setelah tertinggal.
Di pertandingan sebelumnya, dalam ajang Asean Club Championship (Shopee Cup), Bangkok United menunjukkan ketangguhan mereka saat bermain imbang 2-2 melawan Lion City Sailors.
Dalam laga tersebut, Bangkok United sempat tertinggal dua gol lebih dulu dari wakil Singapura, melalui gol Maxime Lestienne dan Anderson Lopes dalam 20 menit pertama.
Namun, mereka berhasil bangkit dengan gol Jakkapan Praisuwan di menit ke-24 dan gol penyeimbang yang dicetak Seia Kunori pada menit ke-76.
Kemampuan tim The Angels untuk membalas ketertinggalan dua gol menunjukkan bahwa Persib harus mempertahankan konsentrasi penuh hingga peluit akhir berbunyi untuk mengamankan minimal satu poin krusial.
Pemain Kunci Bangkok United yang Wajib Diwaspadai
Mentalitas comeback Bangkok United tidak terlepas dari kontribusi beberapa pemain kunci, terutama mereka yang berperan dalam membongkar pertahanan lawan dan mencetak gol di momen krusial. Dua nama yang patut diwaspadai Persib adalah:
-
Seia Kunori: Gelandang serang asal Jepang ini adalah figur penting dalam lini serang Bangkok United. Ia menjadi penyelamat timnya dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-76 saat melawan Lion City Sailors. Pergerakannya di lini tengah dan insting mencetak golnya harus diwaspadai oleh lini belakang Maung Bandung.
-
Jakkapan Praisuwan: Pemain ini menunjukkan kemampuannya mencetak gol dari luar kotak penalti. Gol pertamanya saat melawan Lion City Sailors dicetak melalui tendangan jarak jauh yang akurat. Memberikan ruang tembak kepada Jakkapan bisa menjadi risiko besar bagi kiper Persib.
-
Luka Adzic: Meskipun masuk dari bangku cadangan, perkenalan Luka Adzic pada pertandingan sebelumnya terbukti memberikan percikan serangan yang sangat dibutuhkan tim. Pelatih Persib, Bojan Hodak, harus mengantisipasi dampak yang bisa diberikan pemain yang masuk sebagai pengganti, mengingat Adzic berperan krusial dalam proses gol penyeimbang.
Dengan komposisi skuad yang merata dan mentalitas juang tinggi, Persib tidak boleh lengah sedikit pun, meski secara matematis hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke fase gugur AFC Champions League Two.***
Editor : Ibnu Yunianto