RADAR BALI – Los Angeles Lakers (17-6, 10-3 Away) berhasil meraih kemenangan tandang yang penting di Wells Fargo Center, markas Philadelphia 76ers (13-10, 7-7 Home).
Pertandingan yang berjalan ketat ini berakhir dengan skor 112-108 untuk keunggulan Lakers.
Hasil tersebut memperkuat rekor tandang mereka dan berkat ketenangan sang bintang LeBron James di momen-momen krusial.
Alur Pertandingan dan Skor Per Kuarter
Pertandingan dimulai dengan tempo yang tinggi dan sangat seimbang, terbukti dari hasil imbang 30-30 di kuarter pertama.
Pada kuarter kedua, Philadelphia 76ers berhasil meningkatkan intensitas pertahanan dan serangan mereka, unggul 30-23 pada kuarter tersebut.
Hal ini membuat mereka memimpin tipis saat jeda paruh waktu dengan skor 60-53.
Namun, momentum berbalik drastis setelah jeda. Los Angeles Lakers menampilkan performa ofensif terbaik mereka di kuarter ketiga.
Lakers berhasil mencetak 34 poin berbanding 24 poin dari 76ers.
Lonjakan 11 poin ini membuat Lakers membalikkan keadaan dan memasuki kuarter penentuan dengan keunggulan tipis 87-84.
Memasuki kuarter keempat, tensi semakin memanas.
Lakers berhasil mempertahankan keunggulan yang mereka raih, mencetak 25 poin melawan 24 poin milik 76ers di kuarter terakhir.
Hasil kuarter keempat tersebut memastikan kemenangan tipis dengan skor akhir 112-108.
Performa Pemain Kunci
Di kubu tuan rumah, Tyrese Maxey memimpin serangan 76ers dengan torehan 22 Poin, 5 Assist, dan 4 Rebound.
Timnya kesulitan mencetak angka karena buruknya performa Joel Embiid yang hanya berhasil memasukkan 4 dari 21 tembakan lapangan sepanjang malam.
Namun, di kuarter keempat yang menentukan, pengalaman dan efisiensi LeBron James mengambil alih kendali permainan.
James menutup laga dengan statistik yang sangat solid: 29 Poin, 7 Rebound, dan 3 Assist.
Akurasi tembakannya juga luar biasa 12/17 field goals (70.6%).
Puncak performa James terjadi di kuarter keempat. Ketika 76ers terus berusaha mengejar, LeBron James mencetak 14 dari 18 poin terakhir Lakers.
Poin-poin di menit-menit akhir tersebut berhasil meredam upaya comeback 76ers dan memastikan kemenangan penting bagi Los Angeles.
Kemenangan ini membuktikan bahwa kepemimpinan dan kemampuan LeBron James di clutch time tetap menjadi faktor pembeda terbesar di NBA.
Saat James absen dalam pertandingan melawan Boston Celtics pada Jumat waktu setempat, Lakers dibantai 105-126.
LeBron dikabarkan mengalami radang sendi atau arthritis di kaki kirinya serta masalah skiatika atau iritasi saraf yang dideritanya sejak akhir musim lalu.
LeBron baru bermain enam pertandingan pada NBA 2025-2026. MVP NBA empat kali itu melewatkan awal musim untuk pertama kali dalam kariernya. LeBron absen dalam 14 gim pertama pada musim ini. Debutnya di musim ke-23 baru terjadi pada 18 November lalu saat melawan Utah Jazz.
Meski Lakers menang, LeBron mengakhiri rekor dobel digit beruntunnya selama 18 tahun. Untuk pertama kalinya setelah 1.297 pertandingan, LeBron tidak mencapai 10 poin. LeBron hanya memperoleh 8 poin, 6 rebound, dan 11 assist selama 36 menit.***
Editor : Ibnu Yunianto