Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persebaya Krisis! Rivera & Bruno Moreira Absen Lawan Borneo FC

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 9 Desember 2025 | 20:10 WIB
ANCAMAN - Bomber Persebaya Bruno Moreira jadi incaran lini belakang Persik
ANCAMAN - Bomber Persebaya Bruno Moreira jadi incaran lini belakang Persik


RADAR BALI – Persebaya Surabaya menghadapi situasi rumit menjelang laga panas kontra pemuncak klasemen Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025–2026 yang dijadwalkan 20 Desember 2025.

Green Force dipastikan kehilangan dua penggerak utama lini serang Francisco Rivera dan Bruno Moreira yang memunculkan kekhawatiran mendalam di kalangan suporter setia, Bonek.

Absennya kedua pemain kunci ini datang pada momen krusial ketika tim sedang berjuang menemukan stabilitas dan berambisi memutus rantai hasil imbang di kandang sendiri.

Kabar buruk mengenai absennya dua pilar lini tengah telah dikonfirmasi. Bruno Moreira harus menepi karena akumulasi empat kartu kuning.

Sementara itu, Francisco Rivera juga tak bisa diturunkan karena masih harus menyelesaikan satu laga sanksi yang belum tuntas.

Dampak kehilangan dua pemain ini sangat besar. Rivera adalah poros utama permainan Persebaya. Hampir semua serangan tim bermula dari visi dan mobilitasnya.

Absennya ia bukan hanya mengurangi kreativitas, tetapi juga melemahkan efektivitas distribusi bola.

Di sisi lain, kontribusi Bruno Moreira sebagai pemain yang rajin menekan pertahanan lawan juga dinilai tidak tergantikan.

Solusi Jangka Pendek dan Opsi Internal

Masalah absennya Rivera turut mengungkap isu struktural lain: minimnya pelapis berkualitas untuk posisi gelandang kreatif.

Nama William Marcilio dari Persib Bandung kini menjadi kandidat paling kuat untuk mengisi satu slot pemain asing yang tersisa.

Fleksibilitasnya membuatnya bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rivera jika proses transfer berjalan mulus.

Terlepas dari isu transfer, pelatih Uston Nawawi dituntut segera menemukan solusi darurat dari skuad internal Persebaya untuk menghadapi Borneo FC. Terutama untuk mengisi kekosongan di lini serang dan sayap kiri.

Untuk mengisi posisi sayap kiri yang ditinggalkan oleh Bruno Moreira, pelatih asal Sidoarjo itu harus mencari pemain yang cepat dan mampu melakukan penetrasi agresif.

Malik Risaldi diperkirakan menjadi kandidat paling kuat pengganti Bruno dalam laga melawan Borneo FC.

Dengan insting menyerang yang kuat dan kecepatan yang mumpuni, Malik dinilai sangat cocok untuk langsung mengambil peran Bruno di sektor sayap.

Alternatif lain adalah menggeser Rizky Dwi Pangestu ke posisi sayap. Opsi ini bertujuan menambah dimensi serangan dan kecepatan tim saat transisi.

Sementara itu, peran Francisco Rivera sebagai playmaker kemungkinan akan diisi oleh pemain asing tersisa, Miloš Raičković atau pemain veteran Oktafianus Fernando.

Kabar Baik: Risto Mitrevski Semakin Pulih

Di tengah berita buruk ini, setidaknya ada satu kabar positif datang dari lini belakang.

Bek asing Risto Mitrevski menunjukkan perkembangan pesat pascaoperasi stabilisasi artroskopi sendi.

Dokter tim Persebaya dr. Ahmad Ridoi mengonfirmasi kondisi Mitrevski stabil dan terus membaik, menjadi angin segar mengingat menipisnya stok pemain belakang.

Catatan Positif Persebaya di GBT Kontra Borneo FC

Meski menghadapi krisis pemain, Persebaya memiliki modal penting, yaitu catatan positif rekor pertemuan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Secara keseluruhan, pertemuan di GBT cenderung memihak Persebaya, dengan Borneo FC hanya pernah sekali menang di sana, yaitu pada tahun 2018.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Francisco Rivera #milos raickovic #Bruno Moreira #william marcilio #oktavianus fernando #Super League #persebaya vs borneo fc