RADAR BALI - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengungkapkan kepuasannya terhadap barisan penyerangan Maung Bandung.
Kontribusi para penyerang tidak hanya diukur dari kemampuan mereka mencetak gol, tetapi juga kesediaan untuk berkorban dan berkontribusi dalam aspek pertahanan tim.
Hal ini adalah etos kerja yang secara konsisten diperlihatkan oleh duo Brasil, Uilliam Barros dan Ramon Tanque, dalam beberapa pertandingan terakhir Persib.
Uilliam Barros sejatinya adalah seorang penyerang murni. Dia didatangkan untuk menggantikan David Da Silva yang sudah gaek.
Dalam seluruh pertandingan yang diikutinya musim ini, Barros telah menyarangkan sembilan gol. Tujuh gol disarangkan di Super League, dan masing-masing satu gol di babak kualifikasi ACL 2 dan di fase grup AFC Champions League 2.
Menurut Hodak, sepak bola modern menuntut lebih dari seorang penyerang murni.
Mereka kini harus menjadi filter pertama bagi barisan belakang, melakukan pressing lebih dini di lini depan untuk mencegah serangan lawan berkembang.
Sorotan utama Hodak tertuju pada Uilliam Barros. Striker yang saat ini berstatus top skor sementara Persib di BRI Super League 2025/26 ini dinilai melakukan tugasnya dengan sangat baik.
“Barros melakukan tugasnya dengan sangat baik. Ini bukan hanya tentang mencetak gol, tapi soal bagaimana cara dia bermain," pujinya.
"Barros bermain fantastis, dia bisa mencetak gol dan juga bisa ikut bertahan. Ini yang terpenting di sepak bola dan karena itu kami merekrut dia,” kata Bojan Hodak seperti dikutip situs resmi penyelenggara liga.
Pernyataan Hodak tersebut menjelaskan mengapa Persib memilih mendatangkan Barros sebagai amunisi inti musim ini.
Keseimbangan antara naluri mencetak gol dan tanggung jawab bertahan inilah yang menjadi nilai plus tak ternilai bagi skema permainan yang diterapkan pelatih asal Kroasia tersebut.
Selain Barros, Hodak juga menyoroti peningkatan performa Ramon Tanque. Ramon, yang sempat mandul dalam beberapa laga, akhirnya ‘pecah telur’ saat melawan Borneo FC Samarinda.
“Terkadang dia berkali-kali gagal mencetak gol, tapi ketika bisa mencetak gol, dia akan sulit dihentikan,” ujar Hodak.
Keyakinan sang pelatih bahwa Ramon mulai menemukan kepercayaan dirinya kembali disambut baik oleh Bobotoh.
Suporter Persib menantikan gol-gol berikutnya dari bomber yang pernah menyandang predikat top skor di Liga Kamboja tersebut.
Bagi Hodak, performa apik kedua penyerang ini menunjukkan kematangan tim secara keseluruhan.
“Bagus ketika dalam tim ini ada beberapa yang bisa mencetak gol, karena yang terpenting adalah tim,” pungkasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto