Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Meskipun Coki Gagal, Atlet Bali Tetap Menyala di SEA Games 2025! Dari Maria Londa hingga Sejarah Baru Basket 3x3

I Wayan Widyantara • Rabu, 17 Desember 2025 | 19:20 WIB
GAGALKE FINAL : Karateka putri asal Klungkung, Cok Istri Agung Sanistyarani harus mengakhiri langkahnya di nomor kumite -55 kilogram, tersingkir di babak perempat final. (Foto Dok Radar Bali )
GAGALKE FINAL : Karateka putri asal Klungkung, Cok Istri Agung Sanistyarani harus mengakhiri langkahnya di nomor kumite -55 kilogram, tersingkir di babak perempat final. (Foto Dok Radar Bali )

 

BANGKOK, RadarBali.id – Kontribusi atlet asal Pulau Dewata kembali menjadi tulang punggung perolehan medali emas Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. Meski diwarnai drama kegagalan di beberapa nomor, semangat juang atlet Bali tetap membara dan sukses mengharumkan nama bangsa.

Hingga saat ini, sebanyak 64 atlet asal Bali memperkuat Tim Nasional Indonesia di Thailand. Dukungan mereka terbukti vital, mengulang kesuksesan SEA Games 2023 Kamboja di mana saat itu Bali menyumbang total 36 medali.

Kilau Emas dari Lintasan Atletik hingga Matras Judo

Beberapa nama besar sukses menaiki podium tertinggi di Thailand. Ratu atletik Indonesia asal Bali, Maria Natalia Londa, kembali membuktikan kelasnya dengan mempersembahkan medali emas di nomor andalannya.

Prestasi gemilang juga datang dari cabang olahraga Judo. I Made Sastra Dharma tampil sangat dominan di kelas 81–90 kilogram putra dan berhasil mengamankan emas setelah menumbangkan lawan-lawannya dengan teknik yang memukau.

Tak hanya itu, sejarah baru tercipta di lapangan basket. Tim Nasional Basket 3x3 Putri Indonesia untuk pertama kalinya meraih medali emas SEA Games. Salah satu pilar penting dalam kemenangan bersejarah ini adalah atlet asal Bali, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi.

Coki Terhenti di Perempat Final

Namun, jalan menuju emas tak selalu mulus. Kabar kurang beruntung datang dari karateka andalan asal Klungkung, Cok Istri Agung Sanistyarani (Coki). Bertanding di nomor kumite -55 kilogram putri di Ratthaprasasanphakdi Building Government Complex, Bangkok, Coki harus merelakan langkahnya terhenti di babak perempat final. Ia kalah dari karateka tangguh Vietnam, Nguyen Thi Dieu Ly, dengan skor 1-7.

Berpeluang Lampaui Rekor SEA Games di Kamboja

Ketua KONI Bali, IGN Oka Darmawan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan seluruh atlet. Ia optimistis perolehan emas tahun ini bisa mendekati atau bahkan melampaui rekor 10 emas yang diraih pada SEA Games Kamboja lalu.

”Terima kasih atas perjuangan atlet Indonesia, khususnya dari Bali. Mereka telah berjuang maksimal untuk mengharumkan nama bangsa,” ujar Oka Darmawan penuh bangga.

Mengingat sejumlah cabang olahraga masih mempertandingkan nomor-nomor andalan, peluang Bali untuk menambah pundi-pundi emas bagi Indonesia masih terbuka lebar hingga penutupan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ini.[*]

Editor : Hari Puspita
#sea games #Coki #atlet sea games #medali sea games