Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang Lawan Persib, PSM Makassar Fokus Dominasi Ball Possession

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 25 Desember 2025 | 22:07 WIB

 

TAK PERNAH KALAH - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-14 Super League. Trucha memberi Juku Eja hattrick kemenangan dalam tiga laga yang dipimpinnya.
TAK PERNAH KALAH - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-14 Super League. Trucha memberi Juku Eja hattrick kemenangan dalam tiga laga yang dipimpinnya.

RADAR BALI – PSM Makassar tengah bersiap menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Laga tunda pekan ke-8 BRI Super League ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Skuat berjuluk Juke Eja ini datang ke Bandung dengan membawa modal evaluasi besar setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Malut United FC di kandang sendiri pada laga sebelumnya.

Kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Pasukan Ramang, mengingat mereka sebenarnya tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol.

Menyadari pentingnya laga kontra Maung Bandung, Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mengambil langkah tegas.

Yuran Fernandes dan kawan-kawan langsung masuk pelatihan khusus setelah laga melawan Malut United. Selama enam hari berturut-turut, skuat Laskar Pinisi digembleng dengan menu latihan intensif.

Fokus utama latihan adalah pembenahan penyelesaian akhir (finishing) dan kedisiplinan serta kewaspadaan sejak menit awal pertandingan.

Pasalnya, gol tunggal Malut United yang dicetak David Da Silva tercipta hanya dua menit setelah peluit babak pertama dibunyikan melalui peluang pertama lawan.

"Kenapa kita kalah? Karena kita membuat ini mudah untuk lawan. Kita memberi peluang kepada mereka di menit-menit awal dan mereka bisa membuat gol mudah. Kita juga tidak mengonversi peluang-peluang kita," kata Tomas Trucha seusai laga lawan Malut United.

Transformasi Gaya Main 

Di bawah asuhan Tomas Trucha, PSM Makassar mengalami transformasi gaya bermain yang cukup signifikan jika dibandingkan saat berada di rezim Bernardo Tavares.

Jika dalam tiga musim terakhir Ayam Jantan dari Timur identik dengan pertahanan rapat dan serangan balik kilat, kini mereka lebih mengandalkan penguasaan bola dan kreativitas serangan.

Tomas menekankan bahwa PSM harus jauh lebih aktif dalam menguasai jalannya pertandingan guna menciptakan peluang yang lebih berkualitas di depan gawang lawan.

Dalam filosofi permainannya, ia menginstruksikan para pemain untuk memperbanyak aliran bola antar lini melalui peningkatan kualitas operan, sehingga kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Laskar Pinisi untuk menekan lawan secara konstan.

Selain penguasaan bola yang dominan, Tomas juga menuntut peningkatan intensitas pergerakan tanpa bola melalui lari-lari terobosan yang lebih agresif guna membongkar rapatnya barisan pertahanan lawan.

"Saat saya datang ke sini, saya katakan kepada pemain bahwa kita harus membuat peluang lebih banyak, passing lebih banyak, ball possession lebih banyak, dan melakukan lari terobosan lebih banyak," tutup pelatih asal Ceko tersebut.

Menghadapi Persib Bandung di hadapan ribuan Bobotoh tentu bukan perkara mudah. Namun, dengan fokus pada penguasaan bola dan perbaikan efektivitas di depan gawang, PSM Makassar optimistis bisa mencuri poin di GBLA. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#persib bandung #Persib vs PSM Makassar #ball possession #david da silva #Malut United #psm makassar #persib bandung vs psm makassar #Super League #Bernardo Tavares #persib vs psm #Persebaya #tomas trucha