MANGUPURA, Radar Bali.id – Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung periode 2025–2029 hampir dipastikan telah menemui titik akhir. Hingga batas penutupan pendaftaran, nama I Made Sutama muncul sebagai satu-satunya tokoh yang resmi mendaftarkan diri.
Tak pelak, ini menjadikannya calon tunggal dalam suksesi kepemimpinan olahraga di Gumi Keris tersebut.
Kepastian ini mengemuka setelah Made Sutama secara resmi menyerahkan formulir beserta dokumen persyaratan lengkap ke Kantor Sekretariat KONI Badung pada Selasa (23/12/2025). Kedatangannya diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), I Ketut Widia Astika.
Lolos Verifikasi Administrasi
Widia Astika mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pemeriksaan awal, seluruh dokumen yang dibawa Made Sutama dinyatakan lengkap secara administratif.
"Bapak Sutama menyerahkan langsung formulir dan berkas pendaftaran kepada kami. Dokumen pendukung seperti KTP, ijazah, SK kepengurusan cabor, hingga pakta integritas sudah lengkap. Selanjutnya, kami akan masuk ke tahap verifikasi keabsahan," ujar Widia Astika, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua KONI Badung.
Tak Ada Pesaing hingga Batas Akhir
Hingga batas akhir pengambilan formulir pada Jumat (19/12/2025) lalu, tim panitia mencatat tidak ada tokoh lain yang menunjukkan minat untuk bertarung. Dengan demikian, jalan Made Sutama menuju kursi nomor satu di KONI Badung diprediksi akan berjalan mulus melalui mekanisme aklamasi.
"Hingga batas waktu yang ditetapkan, hanya I Made Sutama yang mengambil dan mengembalikan berkas. Beliau menjadi calon tunggal dalam pemilihan kali ini," tegas Widia.
Menuju Musorkab 29 Desember
Sesuai jadwal yang telah disusun, tim penjaringan akan mengumumkan hasil verifikasi final pada hari ini, Jumat (26/12). Jika semua berjalan lancar, agenda puncaknya adalah pengesahan melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Badung.
Musorkab tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (29/12) mendatang bertempat di Ruang Rapat Kria Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.[*]
Editor : Hari Puspita