Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cooper Flagg Fantastis, Mavericks Takluk dari Warriors 116-126

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 26 Desember 2025 | 19:50 WIB
Forward Dallas Mavericks Cooper Flagg.
Forward Dallas Mavericks Cooper Flagg.

RADAR BALI - Pertandingan bergengsi di hari Natal yang mempertemukan Dallas Mavericks dan Golden State Warriors seharusnya menjadi panggung reuni bagi "Splash Bros".

Namun, narasi utama di Chase Center justru berubah menjadi kisah tentang ketangguhan seorang talenta muda yang mencoba melawan arus.

Meski Cooper Flagg tampil luar biasa dengan performa yang hampir sempurna, Dallas Mavericks harus mengakui keunggulan tuan rumah Golden State Warriors dengan skor akhir 116-126.

Laga dimulai dengan tempo yang sedikit canggung bagi Dallas. Mavericks tampak kesulitan membangun ritme saat mencoba memusatkan serangan melalui Anthony Davis.

Sayangnya, Davis gagal mengeksekusi peluang-peluang awal, yang dimanfaatkan dengan baik oleh Golden State untuk mencuri keunggulan.

Kuarter pertama berjalan cukup ceroboh; Warriors banyak mendulang poin dari garis lempar bebas, sementara Mavericks beruntung bisa tetap menempel berkat beberapa kesalahan lawan.

Harapan sempat muncul ketika Max Christie masuk dari bangku cadangan dan menyumbangkan poin melalui tembakan jarak menengah yang akurat.

Namun, kuarter ini ditutup dengan pahit bagi Dallas setelah Al Horford menghujani mereka dengan empat tembakan tiga angka, membawa Warriors unggul 40-28.

Memasuki kuarter kedua, situasi tidak kunjung membaik. Mavericks kesulitan menciptakan ruang tembak yang terbuka, sementara pertahanan mereka mulai keropos.

Naji Marshall sempat memberikan napas melalui layup enerjik, namun bencana sesungguhnya terjadi saat Anthony Davis mengalami cedera pangkal paha dalam sebuah transisi serangan.

Kehilangan Davis memaksa Daniel Gafford bermain lebih lama, yang justru menjadi sasaran empuk bagi strategi Warriors. Di tengah kekacauan itu, Cooper Flagg mulai menunjukkan tajinya.

Flagg menyarangkan beberapa tembakan sulit untuk menjaga selisih skor agar tidak semakin menjauh. Meski Flagg dan Marshall berusaha keras melakukan serangan balik, Dallas tetap tertinggal 58-71 saat jeda babak pertama.

Di babak kedua, perjuangan Mavericks terasa semakin berat. Di kuarter ketiga, mereka berulang kali memangkas jarak hingga menjadi satu digit, terutama berkat rentetan lima poin dari Brandon Williams.

Namun, setiap kali Dallas mendekat, Warriors selalu menemukan celah untuk melakukan layup mudah akibat rotasi pertahanan Mavericks yang lambat.

Puncak drama terjadi di kuarter keempat. Cooper Flagg membuka periode ini dengan aksi spektakuler, menerima umpan Klay Thompson dan melakukan poster dunk yang membakar semangat tim.

Flagg mencoba mengambil alih kendali permainan, melepaskan tembakan-tembakan agresif ke arah ring. Upaya kolektif dari Flagg dan Williams sempat membawa Mavericks menipiskan jarak menjadi hanya lima poin.

Sayangnya, momentum tersebut hancur seketika saat kesalahan pertahanan kembali terjadi di area bawah ring.

Stephen Curry akhirnya menyegel kemenangan Warriors lewat tembakan tiga angka mematikan saat laga menyisakan tiga menit, menutup harapan kebangkitan Dallas.

Secara individu, Cooper Flagg tampil sempurna dengan torehan 27 poin, 6 rebound, dan 5 assist. Ia mencatatkan akurasi tembakan sebesar 67% dan hanya melakukan satu kali turnover.

Statistik ini membuktikan bahwa di tengah badai cedera dan rapuhnya lini dalam tim, Flagg adalah fondasi yang kokoh bagi masa depan Dallas.

Kekalahan ini meninggalkan pertanyaan besar bagi manajemen Mavericks. Di saat Flagg menunjukkan kelasnya sebagai bintang masa depan, ketergantungan tim pada pemain yang rentan cedera seperti Anthony Davis mulai terlihat sebagai risiko yang sangat berat.

Laga ini bukan sekadar kekalahan di hari libur, melainkan sinyal bahwa Dallas mungkin perlu segera melakukan perombakan besar untuk membangun skuad yang lebih sehat dan tangguh di sekitar talenta luar biasa milik Cooper Flagg.***

Editor : Ibnu Yunianto
#golden state warriors #warriors fc #nba #gsw #warriors vs mavericks #dallas mavericks #brandon williams #vs #Mavericks vs Warriors #anthony davis #Nuggets #Cooper Flagg #timberwolves #warriors #stephen curry