RADAR BALI – Barito Putera sukses mengamankan keunggulan tipis atas PSIS Semarang pada babak pertama dalam lanjutan pekan ke-13 Championship 2025/2026.
Bertanding di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (27/12/2025) malam, Laskar Antasari memimpin 1-0 melalui gol ikonik kapten Rizky Pora.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Barito Putera yang diasuh eks Pelatih Bali United Stefano Cugurra langsung mengambil inisiatif serangan.
Mengandalkan penguasaan bola, mereka terus menekan pertahanan PSIS Semarang yang tampil disiplin di 15 menit awal.
Peluang emas mulai tercipta pada menit ke-23 melalui skema tendangan bebas Bayu Pradana dkk, namun pertahanan Laskar Mahesa Jenar masih mampu menghalau serangan tersebut.
Tak tinggal diam, PSIS sempat memberikan ancaman balik melalui Krisna Jhon di menit ke-30, namun tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Satria Tama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35. Berawal dari pelanggaran Kiper PSIS Rizky Darmawan, wasit menghadiahi tendangan bebas untuk tuan rumah.
Rizky Pora yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang PSIS. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Laga ini menjadi sangat krusial mengingat posisi kedua tim yang bak bumi dan langit di klasemen Grup 2:
Tambahan 3 poin sementara ini membuat Barito Putera mengoleksi 31 poin, menjauh dari kejaran PSS Sleman di posisi kedua yang mengantongi 27 poin. Kemenangan ini krusial untuk mengamankan tiket promosi musim depan.
Bagi PSIS Semarang, kekalahan ini semakin menenggelamkan anak asuh Jafri Sastra di dasar klasemen (peringkat 10) dengan 5 poin.
Misi balas dendam atas kekalahan 0-1 di pertemuan pertama pun terancam gagal total.
Dominasi Barito Putera musim ini memang sulit dibendung. Dalam 12 laga sebelumnya, mereka mencatatkan 9 kemenangan dengan pertahanan yang hanya kebobolan 4 gol.
Sebaliknya, PSIS datang dengan catatan minor; menderita 9 kekalahan dan memiliki selisih gol yang memprihatinkan (-24).
Dengan lini serang PSIS yang hanya mampu mencetak 5 gol sepanjang musim, Laskar Mahesa Jenar dituntut bekerja ekstra keras di babak kedua jika ingin mencuri poin dan keluar dari zona merah.
Sementara itu, Barito Putera hanya butuh menjaga kedisiplinan demi mengukuhkan status mereka sebagai penguasa puncak klasemen Championship.***
Editor : Ibnu Yunianto