RADAR BALI – Penyerang Persib Bandung, Uilliam Barros Pereira, menunjukkan antusiasme tinggi menatap laga kontra Ratchaburi FC di babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026.
Melawan wakil Thailand tersebut, Barros membawa misi pribadi untuk menebus kegagalan penaltinya di fase grup sekaligus membawa Pangeran Biru melangkah lebih jauh.
Meski Persib Bandung berhasil menembus fase knock-out sebagai juara Grup G, penyerang asal Brasil ini enggan jemawa.
Keberhasilan Maung Bandung sejauh ini memang tidak lepas dari performa apik mereka saat menghadapi tim Thailand lainnya, Bangkok United, di mana Persib Bandung berhasil menyapu bersih kemenangan dalam dua pertemuan.
"Lawan di babak 16 besar ini tentunya mereka adalah tim-tim yang juga memiliki kualitas baik. Tapi, kita harus lebih siap lagi dari sebelumnya," ungkap Barros.
Bagi Barros, laga melawan Ratchaburi FC pada Februari 2026 mendatang menjadi momen penting.
Meski tampil tajam secara keseluruhan, ia sempat gagal mengeksekusi penalti pada laga pamungkas grup melawan Bangkok United di Bandung pada Desember 2025 lalu.
Kegagalan tersebut kini menjadi motivasi tambahan baginya untuk tampil lebih klinis di depan gawang.
Pemain bernomor punggung 94 ini tetap percaya dengan kemampuan kolektif rekan-rekan setimnya untuk menghadapi rintangan yang lebih sulit di fase gugur. "Kami harus lebih kerja keras lagi. Tim terus menunjukkan performa yang baik, kami harus menjaga itu semua," pungkasnya.
Kontribusi Krusial di Panggung Asia
Kontribusi Barros di panggung Asia musim ini terbilang sangat krusial. Perjalanannya dimulai sejak babak play-off, di mana ia menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak gol penentu di menit ke-73 saat menghadapi Manila Digger.
Gol tersebut membawa Persib Bandung menang 2-1 sekaligus mengunci tiket menuju babak utama.
Ketajaman pemain bernomor punggung 94 ini berlanjut di babak fase grup. Dalam laga tandang yang sulit melawan Bangkok United di Thailand, Barros berhasil menggandakan keunggulan Pangeran Biru lewat golnya di menit ke-71.
Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan 0-2 bagi tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Secara keseluruhan, Barros telah mengoleksi dua gol dari dua fase berbeda di ACL 2 musim ini, membuktikan bahwa dirinya adalah tumpuan lini depan Persib Bandung di level internasional.
Selain tajam di kompetisi antarklub Asia, Barros juga menunjukkan taringnya di kompetisi domestik dengan mengoleksi 7 gol dari 15 pertandingan di Super League (Liga 1).
Performa konsistennya sukses membantu Persib Bandung menduduki puncak klasemen sementara hingga akhir tahun 2025.
Uilliam Barros bertekad tebus kegagalan penalti saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di 16 besar ACL 2.***
Editor : Ibnu Yunianto