RADAR BALI – Persijap Jepara bersiap menantang raksasa ibu kota, Persija Jakarta, dalam laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/1). Duel ini menjadi ujian berat bagi Laskar Kalinyamat yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.
Pelatih Persijap, Divaldo Alves, menegaskan bahwa mental anak asuhnya mulai pulih usai kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada laga tunda akhir Desember lalu. Kekalahan tersebut sempat membuat mental tim drop, mengingat posisi mereka yang masih terdampar di peringkat 17 klasemen sementara dengan koleksi 9 poin.
"Saya sudah bicara privat untuk menjaga mental pemain. Saya kira pemain sudah siap untuk pertandingan Sabtu nanti. Kami datang ke Jakarta dengan target minimal mencuri satu poin," ujar Divaldo Alves pada Kamis (1/1/2026).
Di sisi lain, Persija Jakarta menunjukkan keseriusan tinggi untuk mempertahankan posisi mereka di peringkat 3 klasemen. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini memutuskan untuk meniadakan libur Tahun Baru demi memaksimalkan persiapan.
Asisten Pelatih Persija, Ricky Nelson, menyatakan bahwa fokus tim saat ini adalah membenahi efektivitas lini serang, terutama saat menghadapi lawan yang menerapkan strategi bertahan total atau low block defences.
"Evaluasi lini depan menjadi agenda utama. Kami fokus mencari cara membongkar pertahanan lawan yang bermain pasif. Bagi kami, tidak ada istilah tanggal merah demi menjaga ritme kompetisi," tegas Ricky.
Sorotan khusus diberikan kepada bomber Emaxwell Souza yang diharapkan lebih tajam dalam membongkar pertahanan rapat.
Strategi Persijap dan Amunisi Baru
Meski kehilangan bek kanan andalan Najeeb Yakubu karena cedera, Persijap mendapatkan suntikan tenaga baru dengan kedatangan Borja Herrera.
Pemain asal Spanyol berusia 32 tahun tersebut direkrut untuk mendongkrak performa tim di putaran kedua setelah mencatatkan statistik mentereng di Liga India.
Divaldo Alves meminta pasukannya untuk tampil dengan mental spartan dan bermain lebih rapi, belajar dari kesalahan saat melawan Persebaya. Ia juga mewaspadai barisan pemain istimewa Persija seperti Emaxwell dan Allano Brendon de Souza Lima.
"Kami ingin antisipasi semua tentang Persija. Kami tahu mereka tim papan atas, tapi kami akan berjuang 100 persen dengan mental spartan agar bisa membawa pulang poin," pungkas pelatih asal Portugal tersebut.***
Editor : Ibnu Yunianto