SURABAYA, RadarBali.id – Kapten Perseden Denpasar, I Made Anta “Mucin” Wijaya, meminta rekan-rekannya tidak larut dalam euforia berlebihan meski baru saja memetik hasil sempurna di leg kedua Grup D Liga Nusantara 2025/2026.
Menurut sang kapten, perjuangan sesungguhnya baru akan dimulai pada leg ketiga yang menjadi fase "hidup mati" menuju babak delapan besar.
Perseden sukses mengunci putaran kedua dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Gresik United FC di Stadion THOR Surabaya, Minggu (4/1/2026) malam lalu. Made Anta tampil sebagai pahlawan setelah dengan dingin mengeksekusi penalti pada menit ke-77 yang memastikan raihan tiga poin bagi tim berjuluk Laskar Saguru tersebut.
"Sangat bangga sekali karena kita bisa meraih kemenangan di leg kedua ini. Ini buah kerja keras dan kedisiplinan seluruh pemain," ujar Made Anta saat ditemui pada Selasa (6/1/2026).
Menatap Fase Krusial
Meskipun saat ini di klasemen bertengger di puncak , untuk sementara Grup D, posisi Perseden belum sepenuhnya aman. Persaingan ketat di papan atas membuat setiap poin di leg ketiga mendatang menjadi harga mati. Mucin memprediksi tensi pertandingan di fase berikutnya akan meningkat tajam.
"Semoga tim bisa konsisten di leg ketiga nanti. Ini sangat penting untuk melaju ke 8 besar. Semua tim pasti akan tampil bergebu-gebu karena peluang mulai mengerucut," tegas pemain bernomor punggung sentral tersebut.
Kunci Kesuksesan: Mental dan Kerendahan Hati
Sebagai pemimpin di lapangan, Mucin menekankan bahwa teknis permainan saja tidak cukup. Ia menyoroti pentingnya menjaga mentalitas bertanding dan kekompakan tim yang selama ini menjadi senjata utama Perseden.
"Yang paling penting sekarang adalah tetap rendah hati, kerja keras, dan fokus sepenuhnya ke pertandingan berikutnya," tambahnya.
Laga Penentuan Melawan Persebata
Ujian konsistensi Perseden selanjutnya akan tersaji pada leg ketiga saat menghadapi Persebata Lembata. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar tiket fase gugur.
Dengan kepemimpinan sosok berpengalaman seperti Made Anta, publik sepak bola Denpasar menaruh harapan besar agar Perseden mampu menjaga tren positif dan memastikan satu tempat di babak delapan besar Liga Nusantara musim ini.[*]
Editor : Hari Puspita