Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pesta Dua Gol di Kandang PSM, Jansen Bangga Gawang Bali United Perawan 6 Laga

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:27 WIB
Mirza Mustafic merayakan golnya ke gawang PSM Makassar bersama bek Joao Ferrari dan Kadek Arel.
Mirza Mustafic merayakan golnya ke gawang PSM Makassar bersama bek Joao Ferrari dan Kadek Arel.

RADAR BALI - Bali United sukses menutup putaran pertama BRI Super League 2025/26 dengan hasil manis. Bertandang ke Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Jumat (9/1) malam, tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut berhasil membungkam tuan rumah PSM Makassar dengan skor meyakinkan 0-2.

Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memperpanjang catatan impresif lini pertahanan Bali United yang tetap "perawan" alias nirbobol dalam enam pertandingan terakhir secara beruntun.

Laga baru berjalan 30 detik ketika kejutan terjadi. Melalui skema serangan balik cepat dari sektor kanan, Thijmen Goppel menunjukkan kelasnya dengan melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan umpan matang.

Mirza Mustafic yang berdiri di posisi tepat menyambut umpan tersebut dengan penyelesaian sempurna, mengubah skor menjadi 0-1 untuk tim tamu.

Bali United hampir menggandakan keunggulan pada menit ketujuh melalui kerja sama Boris Kopitovic dan Jordy Bruijn, namun kiper PSM, Reza Arya Pratama, masih sigap membaca arah bola.

Dominasi Bali United semakin terasa setelah bek PSM, Syahrul Lasinari, diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-23. Meski unggul jumlah pemain, skor 0-1 tetap bertahan hingga turun minum.

Ketangguhan Lini Belakang dan Gol Pengunci

Memasuki babak kedua, PSM Makassar yang bermain dengan 10 orang mencoba bangkit dan memberikan tekanan, terutama melalui situasi bola mati.

Namun, duet pertahanan Joao Ferrari dan Kadek Arel tampil sangat disiplin. Mereka menjadi tembok kokoh yang melindungi gawang Mike Hauptmeijer dari segala ancaman tuan rumah.

Drama kembali terjadi di penghujung laga. Sinyal dari ruang VAR membuat wasit Erfan Efendi mengusir pemain PSM, Ananda Raehan, setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Made Tito.

Tak lama berselang, Bali United akhirnya mengunci kemenangan melalui aksi Thijmen Goppel. Menerima umpan terobosan dari Rahmat Arjuna, Goppel dengan tenang melepaskan bola lob yang melewati Reza Arya untuk memastikan kemenangan 0-2.

Statistik Membuktikan Kualitas

Secara teknis, Bali United memang layak menang. Berdasarkan statistik, anak asuh Johnny Jansen mendominasi penguasaan bola hingga 58 persen. Akurasi operan mereka pun sangat tinggi, mencapai 87 persen dari total 371 passing yang dilakukan.

Meski PSM sempat melepaskan 14 tembakan, solidnya pertahanan Bali United terbukti dari 12 tekel, 10 intersep, dan 15 sapuan yang mereka catatkan sepanjang pertandingan.

Pelatih kepala Bali United Johnny Jansen memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Walau sempat menyayangkan beberapa peluang yang terbuang saat unggul jumlah pemain, ia merasa sangat puas dengan kedisiplinan tim.

"Pertandingan yang tidak mudah di lapangan. Kami sempat melakukan beberapa kesalahan sehingga momentum terhenti. Namun, bagaimana pun, saya senang dengan kemenangan ini dan tim kembali tanpa kebobolan. Saya bangga dengan tim ini," pungkas Coach Johnny.

Dengan hasil ini, Bali United mengakhiri putaran pertama dengan koleksi 27 poin, hasil dari 7 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 4 kekalahan.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Johnny Jansen #psm makassar #Thijmen Goppel #Super League #bali united #Mirza Mustafic