Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persijap vs Dewa United: Saling Sikut demi Keluar dari Zona Merah

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 11 Januari 2026 | 06:02 WIB
Tasei Marukawa dan para pemain Dewa United merayakan gol ke gawang lawan.
Tasei Marukawa dan para pemain Dewa United merayakan gol ke gawang lawan.

RADAR BALI – Pertarungan sengit akan tersaji di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Senin (12/1/2026). Persijap Jepara dijadwalkan menjamu Dewa United dalam laga pamungkas putaran pertama BRI Super League.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama sedang berjuang keras melepaskan diri dari jerat zona merah degradasi.

Tuan rumah Persijap Jepara datang dengan kondisi yang sangat tertekan. Berada di peringkat kedua dari bawah (posisi 17) hingga pekan ke-16,

Laskar Kalinyamat praktis tidak punya pilihan selain menang. Rentetan hasil buruk tanpa poin dalam sebelas pertandingan terakhir menjadi rapor merah yang ingin segera dihapus oleh pelatih Divaldo Alves.

"Kita tak mau kalah dan terulang lagi. Kami sudah identifikasi masalahnya. Jika pemain bisa fokus, kami bisa memperbaiki posisi," tegas Divaldo.

Kekalahan 0-2 dari Persija Jakarta di laga sebelumnya menjadi bahan evaluasi total bagi Rosalvo dkk. Namun, angin segar berembus bagi Persijap.

Sanksi Komdis PSSI telah berakhir, yang berarti suporter fanatik mereka dipastikan bakal memadati stadion untuk memberikan dukungan moral.

Lini Pertahanan Dewa United Lebih Padu

Di sisi lain, Dewa United datang dengan kepercayaan diri yang mulai pulih. Meski dihuni skuad mewah dan melakukan belanja pemain besar-besaran, tim asuhan Jan Olde Riekerink ini masih terjebak di peringkat 14 dengan koleksi 17 poin.

Namun, grafik performa mereka menunjukkan tren positif. Dalam tiga laga terakhir, Dewa United berhasil mengantongi tujuh poin. Tak hanya itu, kesuksesan melaju ke perempat final AFC Challenge League menjadi suntikan moral berharga bagi Egy Maulana Vikri dkk.

"Saya rasa kami kembali ke bentuk yang seharusnya. Banyak hal berkaitan dengan kehadiran pemain baru, dan sekarang kami berada di momen di mana semuanya berjalan lebih otomatis dibandingkan di awal musim," ujar Jan Olde Riekerink optimis.

Laga ini juga menjadi ujian terakhir bagi skuad lama kedua tim sebelum bursa transfer paruh musim dibuka. Persijap telah menunjukkan keseriusannya untuk bertahan di kasta tertinggi dengan mendatangkan Borja Herrera dan Aly Ndom.

Divaldo Alves bahkan membocorkan rencana penambahan dua pemain lagi, yakni satu pemain lokal berpengalaman dari Liga 1 dan satu pemain asing tambahan. Komitmen ini diambil demi menjaga asa Persijap agar tetap eksis di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dewa United pun demikian. Setelah melewati fase adaptasi lini pertahanan yang sulit di awal musim, laga kontra Persijap akan menjadi pembuktian apakah kestabilan yang mereka bangun sudah cukup kuat untuk membawa mereka naik ke papan tengah klasemen.

Siapakah yang akan berhasil mencuri poin penuh dan menghirup udara segar di akhir putaran pertama? ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Divaldo Alves #dewa united #Alex Martins #Jan Olde Riekerink #Tasei Marukawa #Super League #persijap #dewa