RADAR BALI - Persik Kediri menunjukkan agresivitas tinggi dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Putih ini resmi merampungkan kuota tambahan dengan mendatangkan tiga legiun asing baru untuk memperkuat kedalaman skuat di putaran kedua.
Nama terbaru yang diperkenalkan adalah Adrian Luna, gelandang serang asal Uruguay yang didatangkan dari klub Liga Super India (ISL), Kerala Blasters FC.
Kehadiran pemain berusia 34 tahun ini menjadi pelengkap setelah sebelumnya manajemen Persik lebih dulu mengamankan jasa Jon Toral dan Chechu Meneses.
Adrian Luna, Jenderal Lapangan Tengah
Adrian Luna bukanlah sosok sembarangan. Mantan penggawa Timnas Uruguay U-17 dan U-20 ini merupakan figur sentral di Kerala Blasters selama tiga musim terakhir dengan catatan impresif: 87 pertandingan, 15 gol, dan 27 assist.
Selain di India, Luna pernah membawa Melbourne City FC menjuarai Liga Australia pada musim 2020/2021. Pengalamannya membentang luas mulai dari Espanyol di Spanyol, hingga klub-klub di Meksiko seperti Veracruz dan Venados FC.
"Bermain di Persik akan menjadi pengalaman yang berbeda bagi saya. Negara berbeda dan kultur yang berbeda. Saya senang berada di sini," ujar Luna yang diharapkan mampu mendongkrak posisi Persik di klasemen.
Jon Toral: Jebolan Arsenal dan Barcelona
Sebelum Luna, Persik sukses mengejutkan publik dengan merekrut Jon Toral. Pemain berusia 30 tahun ini memiliki profil mentereng sebagai jebolan akademi La Masia (Barcelona) dan Arsenal. Manajer Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menyebut perekrutan Toral bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serangan.
"Jon Toral adalah pemain dengan visi bermain yang baik. Kami berharap kehadirannya bisa membawa keseimbangan di putaran kedua nanti," ungkap Syahid. Toral membawa pengalaman panjang dari kompetisi Eropa, termasuk saat membela Brentford, Birmingham City, Granada, hingga Hull City.
Chechu Meneses: Menambah Kokoh Lini Pertahanan
Untuk sektor belakang, Persik meminjam bek tangguh asal Spanyol, Chechu Meneses, dari Malut United. Pemain bertinggi badan 188 cm ini diproyeksikan menjadi palang pintu utama di bawah arahan pelatih Marcos Reina.
Chechu mengaku antusias memulai lembaran baru di Kediri setelah sempat minim menit bermain di klub sebelumnya. "Saya menemukan gairah baru bersama Persik. Saya datang untuk bekerja keras dan membantu tim berada di posisi yang lebih baik," tegasnya.
Dengan masuknya Adrian Luna, Jon Toral, dan Chechu Meneses, Persik Kediri kini memiliki komposisi pemain asing yang sarat pengalaman internasional. Menarik untuk dinantikan bagaimana performa trio ini dalam mengangkat prestasi Macan Putih di sisa musim BRI Super League 2025/2026.**
Editor : Ibnu Yunianto