Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Arema Datangkan Gustavo Franca dari Persija, Maksimalkan Eksekusi Bola Mati

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 18 Januari 2026 | 19:42 WIB
Gelandang serang Persija Gustavo Franca resmi dipinjamkan ke Arema Malang hingga akhir musim. Franca bermain 13 laga dan mencetak satu gol.
Gelandang serang Persija Gustavo Franca resmi dipinjamkan ke Arema Malang hingga akhir musim. Franca bermain 13 laga dan mencetak satu gol.

RADAR BALI - Manajemen Persija Jakarta resmi mengambil langkah strategis dengan melepas pemain asing asal Brasil Gustavo Franca. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini akan bergabung dengan Arema FC melalui skema pinjaman hingga akhir musim Super League 2025/2026.

Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh Manajer Persija Ardhi Tjahjoko, pada Minggu (18/1/2026). Ardhi menjelaskan bahwa langkah ini diambil oleh pelatih Mauricio Souza mengingat kontribusi Franca yang dinilai minim.

Dari 17 pertandingan Persija, Franca hanya bermain 13 kali dengan torehan satu gol dan satu assist. Selain itu, Persija perlu mengosongkan kuota pemain asing setelah mendatangkan Alaaeddine Ajaraie dari North East United FC.

Kehadiran Gustavo Franca di Malang diharapkan menjadi jawaban atas problem akut yang dialami Arema FC sepanjang musim ini. Berdasarkan data lapangan, Singo Edan memiliki kendala serius dalam efektivitas bola mati:

Minim Konversi Gol: Pada laga melawan Bali United (4 Januari 2026), Arema mencatatkan 10 tendangan sudut namun tidak satu pun berbuah gol. Tim kekurangan pemain dengan atribut aerial duel (duel udara) yang dominan di kotak penalti.

Pertahanan Rentan: Pelatih Arema, Marcos Santos, mengakui timnya sering kehilangan poin akibat gol dari situasi set piece. Hal ini terlihat saat kekalahan menyakitkan melawan Persib dan hasil imbang kontra Madura United pada Desember lalu.

Evaluasi Klasemen: Hingga Desember 2025, Arema tertahan di posisi ke-10 dengan catatan kebobolan 18 gol, hampir menyamai jumlah gol yang mereka cetak (19 gol).

Gustavo Franca diproyeksikan untuk menambah variasi serangan, memanjakan Dalberto dengan umpan-umpan matang, memperkuat konsentrasi di lini tengah saat bertahan, sekaligus mendampingi eksekutor bola mati yang sudah ada, Valdeci Moreira.

Pergerakan Persija: Alaaeddine Ajaraie dan Fajar Fathurrahman

Di sisi lain, Persija Jakarta bergerak cepat memperkuat skuadnya. Selain mendatangkan Alaaeddine untuk mempertajam lini depan, Macan Kemayoran juga menarik Fajar Fathurrahman.

Fajar diplot untuk mengisi kekosongan posisi bek kanan setelah dipinjamkannya Alfriyanto Nico ke Persis Solo. Selain Franca dan Nico, Persija juga melepas beberapa pemain muda seperti Figo Dennis, Jehan Pahlevi, dan Alwi Fadilah untuk menambah jam terbang mereka.***

Editor : Ibnu Yunianto
#bursa transfer #mauricio souza #singo edan #pemain baru Arema FC #persija jakarta #Alaeddine Ajaraie #Fajar Fathurrahman #gustavo franca #pemain baru #Arema Malang FC #arema fc