RADAR BALI – Setelah fokus memperkuat sektor pertahanan dan lini tengah pada awal bursa transfer paruh musim, Persik Kediri kini mengalihkan radarnya ke sektor penyerangan.
Tim berjuluk Macan Putih tersebut secara terbuka menyatakan tengah berburu striker asing baru untuk meningkatkan produktivitas gol di putaran kedua Super League 2025/2026.
Langkah ini diambil demi membuat skuad asuhan Marcos Reina Torres lebih kompetitif. Manajemen menilai, meski lini belakang dan tengah sudah mendapat tambahan amunisi, ketajaman di ujung tombak tetap menjadi kunci untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Manajer Persik Kediri Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa perburuan penyerang baru adalah kebutuhan mendesak. Menurutnya, ketergantungan pada pemain yang ada saat ini perlu diimbangi dengan kehadiran sosok predator baru di kotak penalti.
"Fokus di lini tengah saja tidak akan cukup, namun di lini depan juga harus tajam. Kami melihat kebutuhan tim secara menyeluruh untuk persiapan putaran kedua," ujar Syahid.
Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi mendalam bersama tim pelatih. Pelatih Marcos Reina Torres pun mengamini hal tersebut. Pelatih asal Spanyol itu menginginkan figur yang lebih ofensif untuk melengkapi skema permainannya.
"Kami sedang mencari pemain-pemain yang lebih menyerang. Kami sudah mendatangkan beberapa bek dan gelandang, jadi sekarang fokus kami adalah mencari pemain penyerang," kata Marcos Reina.
Mencari Partner Ideal Jose Enrique
Hingga paruh musim, beban mencetak gol Persik Kediri banyak bertumpu pada pundak Jose Enrique. Penyerang asal Spanyol berusia 30 tahun tersebut menjadi top skorer klub dengan koleksi 6 gol dari 17 laga.
Selain Enrique, Ezra Walian membuntuti dengan 5 gol, disusul gelandang Imanol Garcia dengan 3 gol. Meski produktif, manajemen merasa kehadiran striker asing tambahan akan memberikan variasi serangan dan menjadi pendamping ideal bagi Enrique di lini depan.
Untuk memberikan ruang bagi penyerang baru, manajemen mengisyaratkan adanya perubahan komposisi pemain asing. Beberapa nama berpotensi dilepas, baik melalui skema pinjaman maupun permanen.
Sejauh ini, Persik telah mendatangkan beberapa pemain menyerang berkualitas, meski bukan berposisi striker murni. Di antaranya adalah:
Adrian Luna (Uruguay): Gelandang serang haus gol yang dipinjam dari Kerala Blasters (India).
Jon Toral (Spanyol): Kreator serangan eks Arsenal yang didatangkan permanen dari Mumbai City.
Sedangkan di sektor pertahanan, Persik telah mendatangkan bek tengah Chechu Meneses (Spanyol) dari Malut United, bek kiri Persib Bandung Rezaldi Hehanussa, dan bek tengah Persib Hamra Hehanussa.
Selain kelima nama di atas, Persik juga mendapatkan tenaga tambahan melalui status pinjaman dari beberapa klub Liga 1 lainnya, yakni Gavin Kwan Adsit (Borneo FC), Henhen Herdiana (Persib), dan M. Firly (Barito Putera).
Di tengah perburuan pemain baru, Persik juga memberikan kabar gembira bagi suporter dengan memperpanjang kontrak sang kapten, Ezra Walian, hingga tahun 2029.
Performa apik dan kepemimpinan Ezra dianggap sebagai bagian vital dari skema jangka panjang Macan Putih.
Manajemen meminta suporter untuk bersabar terkait siapa sosok striker yang akan merapat.
Syahid menekankan bahwa klub tidak ingin terburu-buru demi mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas, meskipun harus melalui pertimbangan finansial yang matang.
"Kami ingin pemain yang benar-benar berkualitas. Beberapa opsi berada di level harga yang cukup tinggi, sehingga prosesnya harus dipersiapkan dengan baik," tutup Syahid.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, pergerakan Persik Kediri patut dinantikan. Kehadiran striker baru diharapkan sudah bisa bergabung sebelum jadwal padat pertandingan pekan depan dimulai.***
Editor : Ibnu Yunianto