RADAR BALI – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025/2026, memasuki putaran kedua. Laga pekan ke-18 akan menyajikan duel sengit antara Persijap Jepara menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (24/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi ujian konsistensi bagi tim tamu, PSM Makassar, sekaligus ajang pembuktian bagi tuan rumah yang sedang melakukan perombakan besar-besaran demi keluar dari zona merah.
Laskar Kalinyamat tidak main-main dalam menyambut putaran kedua. Berada di dasar klasemen dengan koleksi 9 poin membuat manajemen aktif di bursa transfer. Mereka resmi mendaratkan penyerang kenyang pengalaman Eropa, Iker Guarrotxena.
Bomber berusia 33 tahun lulusan akademi Athletic Bilbao ini diharapkan menjadi solusi atas tumpulnya lini depan Persijap. Guarrotxena tidak sendirian, ia melengkapi kuota asing baru Persijap bersama Borja Herrera, Aly Ndom, dan Jose Luis Espinosa Arroyo (Tiri).
Di sisi lain, PSM Makassar datang dengan kondisi kontras. Meski baru saja terbebas dari sanksi FIFA, tim asuhan Tomas Trucha cenderung pasif. Hingga saat ini, Juku Eja baru mengamankan jasa kiper Syaiful Syamsuddin.
Tanpa amunisi asing baru, kolektivitas dan mentalitas "Pasukan Ramang" akan benar-benar diuji oleh kekuatan baru tuan rumah.
Adu Tajam Duo Brasil: Alex Tanque vs Carlos Franca
Sorotan utama pada laga ini tertuju pada dua predator asal Brasil, Alex Tanque (PSM) dan Carlos Franca (Persijap). Keduanya saat ini memimpin daftar top skor di masing-masing klub dengan torehan enam gol.
Pertemuan ini menjadi ajang pembuktian mengingat keduanya tengah dalam tekanan akibat paceklik gol dalam beberapa laga terakhir. Legenda PSM, Anwar Liko, menilai kedua pemain akan tampil mati-matian.
"Keduanya dalam tekanan berat karena seret gol, sehingga timnya sulit meraih kemenangan. Laga ini akan menjadi pembuktian siapa yang lebih tajam," ujarnya.
Secara karakter, kedua pemain memiliki gaya berbeda. Alex Tanque merupakan tipe target man yang mengandalkan fisik dan duel udara. Sementara Carlos Franca memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan dribbling yang kerap merepotkan pertahanan lawan.
Melihat rekam jejak, PSM Makassar masih mendominasi dengan lima kemenangan dari delapan pertemuan sejak dekade 2000-an.
Namun, Persijap terbukti mampu memberikan kejutan seperti pada putaran pertama Agustus lalu, di mana mereka berhasil menahan imbang PSM 1-1 di Parepare melalui gol telat Carlos Franca.
Enam Pertemuan Terakhir:
08/08/2025: Persijap 1-1 PSM (Super League)
26/06/2013: PSM 2-1 Persijap (LPI)
26/09/2010: Persijap 0-1 PSM (ISL)
06/03/2010: Persijap 0-1 PSM (ISL)
10/01/2010: PSM 1-0 Persijap (ISL)
01/09/2009: PSM 0-0 Persijap (ISL)
Saat ini, PSM berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 19 poin. Kemenangan sangat dibutuhkan Juku Eja untuk merangkak ke papan atas.
Sementara bagi Persijap, tiga poin adalah harga mati untuk memulai misi bangkit dari posisi juru kunci.***
Editor : Ibnu Yunianto