RADAR BALI – Persib Bandung bersiap memulai langkah pertama di putaran kedua Super League 2025/26 dengan kewaspadaan penuh.
Meski berstatus sebagai juara paruh musim, Maung Bandung tidak ingin jemawa saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 19.00 WIB.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa posisi klasemen bukanlah cerminan kekuatan lawan yang sesungguhnya.
Saat ini, Persib memimpin takhta dengan 38 poin, sementara tim tamu yang dijuluki Badai Pasifik masih tertahan di peringkat ke-15.
Kemenangan telak PSBS Biak 4-1 atas Bhayangkara FC pada penutup putaran pertama menjadi sinyal bahaya yang tertangkap radar Hodak.
Baginya, hasil tersebut adalah bukti bahwa PSBS memiliki potensi untuk menghancurkan tim papan atas jika diberi celah.
"Biak adalah tim yang berada di tiga atau empat terbawah klasemen, maaf, tetapi mereka bisa sangat berbahaya. Mereka mengalahkan Bhayangkara FC 4-1, padahal Bhayangkara adalah tim yang jarang kebobolan," ujar Hodak dalam konferensi pers di Stadion GBLA, Sabtu (24/1).
Pelatih asal Kroasia tersebut menekankan pentingnya fokus total demi menjaga jarak satu poin dari kejaran Borneo FC.
"Jika kami tidak tampil 100 persen, mereka bisa menjadi lawan yang sangat berbahaya," tambahnya.
Kondisi Skuad: Pilar Utama Kembali, Eliano Absen
Menatap laga perdana di putaran kedua ini, Persib dipastikan kehilangan Eliano Reijnders akibat akumulasi kartu kuning. Namun, kekuatan lini tengah dan depan diprediksi tetap stabil dengan kembalinya sejumlah nama besar.
Marc Klok, Thom Haye, dan Luciano Guaycochea dipastikan dalam kondisi siap tempur. Penyerang Andrew Jung juga sudah kembali berlatih normal, sementara Saddil Ramdani dijadwalkan segera bergabung.
Di sektor pertahanan, penjaga gawang Teja Paku Alam menyatakan kesiapannya setelah pulih total dari cedera.
"Alhamdulillah putaran pertama kami bisa menang, tapi mereka juga berbenah. Semoga hasil positif bisa kami raih kembali," tutur Teja Paku Alam.
Dominasi Sejarah Maung Bandung
Secara statistik, Persib Bandung memiliki catatan impresif saat bertemu PSBS Biak. Dalam tiga pertemuan terakhir di kasta tertinggi, Pangeran Biru belum pernah tersentuh kekalahan.
Dominasi ini dimulai sejak laga pembuka musim 2024/2025 di Bandung, saat Persib menang telak 4-1.
Meski PSBS sempat menahan imbang Persib 1-1 saat bermain di kandang pada Januari 2025, Maung Bandung kembali menunjukkan kelasnya pada Oktober 2025 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di Stadion Maguwoharjo.
Secara keseluruhan, Persib unggul produktivitas dengan mencetak total 8 gol dan hanya kebobolan 2 gol dari tiga bentrokan tersebut.
Misi Sulit Badai Pasifik
Di kubu lawan, PSBS Biak datang dengan beban berat di tengah embargo transfer FIFA yang sedang menjerat mereka.
Meskipun pelatih caretaker Kahudi Wahyu baru saja dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Pekan ke-17, tantangan menghadapi strategi Bojan Hodak di depan ribuan Bobotoh adalah ujian yang berbeda.
Duel di GBLA besok malam akan menjadi pembuktian apakah Persib mampu mempertahankan keangkeran markasnya untuk tetap berada di puncak, ataukah Badai Pasifik mampu menciptakan kejutan besar dan memakan korban tim papan atas lainnya.***
Editor : Ibnu Yunianto