Radar Bali.id- Pepatah “Ada harga, ada rupa” memang benar adanya. Sesudah melewati periode kelam dengan rekor 11 kekalahan dan satu hasil imbang, Persijap Jepara akhirnya kembali menemukan "ruh" permainannya bersama tambahan amunisi skuad barunya.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (24/1/2026) malam, tim Laskar Kalinyamat sukses mengamankan poin penuh usai menundukkan tim tamu, PSM Makassar, dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini menjadi titik balik krusial bagi Persijap setelah terpuruk selama 12 pekan kompetisi. Racikan strategi baru dari sang juru taktik terbukti ampuh meredam agresivitas Juku Eja.
Kejutan Strategi dan Gol Cepat
Head Coach Persijap, Divaldo da Silva Teixeira Alves, menyebut kemenangan ini adalah buah dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan taktik.
Sejak menit awal, Persijap langsung menggebrak lewat gol cepat Charlos Franca pada menit ke-5 yang meruntuhkan mental lawan.
“PSM punya strategi yang kuat, terutama bola-bola panjang di babak pertama. Namun, kami sudah mengantisipasi transisi mereka dan fokus menjaga striker lawan agar tidak punya ruang,” ujar Divaldo usai laga.
Divaldo melakukan pendekatan berbeda pada laga ini. Jika biasanya ia mengandalkan skema satu striker murni yang disokong pemain lubang, kali ini ia lebih fokus pada penguasaan zona permainan dan memaksimalkan kecepatan pemain untuk menciptakan kejutan di area pertahanan lawan.
Pembuktian Pemain Baru Berpengalaman
Kebangkitan Persijap malam itu juga tak lepas dari peran empat amunisi anyar yang baru saja bergabung. Kehadiran nama-nama berpengalaman seperti Iker Guarrotxena dan Aly Ndom yang masuk di babak kedua memberikan stabilitas serta ketenangan dalam menjaga ritme pertandingan.
“Pemain baru ini membawa pengalaman. Mereka tahu kapan harus menekan dan kapan harus mengelola tempo. Mereka bermain spartan malam ini. Saya berterima kasih kepada seluruh pemain yang bekerja keras selama 90 menit,” puji pelatih asal Portugal tersebut.
Lega Namun Tetap Mawas Diri
Rasa syukur pun terpancar dari wajah para punggawa Laskar Kalinyamat. Rendy Saepul, salah satu pilar Persijap, mengaku puas meski laga berlangsung sangat menguras fisik.
“Alhamdulillah bisa meraih hasil bagus. Ini yang kami butuhkan. Ke depan, kami berharap bisa terus konsisten dan meningkatkan performa di laga-laga selanjutnya,” pungkas Rendy. Kemenangan perdana ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Persijap Jepara untuk merangkak naik dari papan bawah klasemen. [*]
Editor : Hari Puspita