RADAR BALI – Menjelang laga krusial menghadapi Bali United dalam lanjutan pekan ke-19 BRI Super League, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres bergerak cepat melakukan evaluasi besar-besaran.
Fokus utama juru taktik asal Spanyol tersebut tertuju pada satu titik krusial adalah kerapuhan lini pertahanan.
Langkah ini diambil menyusul hasil mengecewakan saat skuad Macan Putih bertandang ke markas Malut United, Sabtu lalu.
Reina menilai barisan belakang timnya masih menyisakan celah yang terlalu lebar, sehingga lawan dengan mudah menyarangkan bola ke gawang mereka.
"Kekalahan dari Malut United memang menyakitkan. Namun ada dua hal yang bisa kami ambil dari pertandingan itu. Kami sempat bermain cukup bagus sebelum kartu merah terjadi. Namun dari sisi negatif adalah kita kemasukan dengan gol-gol mudah lawan," ungkap Marcos Reina.
Evaluasi dari laga sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya koordinasi dan disiplin posisi menjadi penyebab utama gol-gol "mudah" tersebut tercipta.
Reina menyadari bahwa menghadapi Bali United membutuhkan konsentrasi dua kali lipat.
Serdadu Tridatu dikenal sebagai kesebelasan yang dominan dalam penguasaan bola (ball possession) dan sangat agresif saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Bagi Reina, memperbaiki organisasi pertahanan bukan sekadar tentang bertahan, melainkan membangun fondasi untuk serangan balik yang lebih efektif.
Reina ingin memastikan anak asuhnya lebih bijak dalam mengambil keputusan di momen-momen krusial agar tidak lagi memberikan ruang bagi pemain depan Bali United untuk bermanuver.
Kabar Baik dari Jon Toral dan Adrian Luna
Di tengah upaya membenahi sektor belakang, angin segar berembus dari ruang medis. Kondisi dua penggawa anyar, Jon Toral dan Adrian Luna, dilaporkan menunjukkan progres yang sangat positif.
"Jon Toral dan Luna merasa lebih baik saat ini. Kita tahu mereka datang dari India tanpa berlatih selama beberapa minggu," jelas Reina.
Meski belum mencapai kebugaran 100 persen, kehadiran mereka memberikan Marcos lebih banyak opsi untuk meramu komposisi terbaik.
"Mereka memiliki kemungkinan untuk bermain karena hari ini mereka sedikit lebih baik, namun mereka akan jauh lebih baik lagi dalam minggu depan."
Misi Bangkit di Stadion Brawijaya
Laga kandang yang akan digelar di Stadion Brawijaya ini dipandang sebagai momentum emas bagi Ezra Walian dan kawan-kawan untuk bangkit.
Strategi pertahanan yang solid diharapkan menjadi kunci untuk menjauhkan diri dari papan tengah klasemen dan mengamankan poin penuh.
Kehadiran ribuan Persikmania pun diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu mengangkat motivasi skuad Macan Putih untuk bekerja lebih ekstra di lapangan.
Pertempuran antara Persik Kediri melawan Bali United dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.
Detail Pertandingan:
Laga: Persik Kediri vs Bali United
Waktu: Jumat, 30 Januari 2026, Pukul 15.30 WIB
Lokasi: Stadion Brawijaya, Kota Kediri***
Editor : Ibnu Yunianto