RADAR BALI - Persebaya Surabaya mengusung misi besar saat menjamu Dewa United pada laga pekan ke-19 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) pukul 19.00 WIB ini, menjadi momentum krusial bagi tim berjuluk Bajul Ijo untuk menembus papan atas klasemen.
Saat ini, Persebaya tertahan di peringkat ke-6 dengan koleksi 31 poin. Jika berhasil mengamankan tiga poin penuh di kandang, tim asuhan Bernardo Tavares ini berpeluang besar menggusur Persita Tangerang dari posisi kelima.
Laga ini terasa sangat emosional bagi bek Persebaya Risto Mitrevski. Pemain bertahan andalan Persebaya ini akan berhadapan dengan mantan klub yang pernah diperkuatnya.
Meski mengakui laga ini istimewa, ia menegaskan profesionalisme tetap menjadi prioritas utama.
Risto Mitrevski berjanji akan tampil habis-habisan demi membantu Persebaya meraih hasil maksimal.
Motivasi tinggi sang pemain diharapkan mampu menjadi tembok kokoh di lini belakang sekaligus kunci untuk mematahkan perlawanan Dewa United.
Misi Memutus Rekor Seimbang
Secara statistik, pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang sangat sengit.
Dalam tujuh pertemuan terakhir, baik Persebaya maupun Dewa United sama-sama mencatatkan dua kemenangan, dua kekalahan, dan tiga hasil imbang.
Kondisi yang seimbang ini membuat Pelatih Persebaya Bernardo Tavares fokus melakukan persiapan matang selama beberapa hari terakhir.
"Jika kita ingin mengubah ini, kita perlu menjadi tim yang kuat di dalam lapangan," ujar Pelatih Persebaya Bernardo Tavares.
Respek Namun Tetap Fokus
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menyadari bahwa menaklukkan Dewa United bukanlah perkara mudah.
Lawan dihuni oleh pemain-pemain berkualitas, termasuk pilar berlabel Timnas yang memiliki variasi serangan dan penyelesaian akhir yang tajam.
Namun, Bernardo Tavares tetap optimistis dengan skema yang telah disiapkan. Ia meminta anak asuhnya untuk menjaga fokus penuh selama 90 menit pertandingan.
"Kita menghormati tim lawan, tetapi tetap fokus di semua momen pertandingan, baik saat kita menguasai bola maupun tidak. Dengan cara inilah kita memiliki peluang untuk mengalahkan tim yang kuat," pungkasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto