Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Skor Arema vs Persijap: Singo Edan Unggul 1-0 Berkat Duo Persija, Tempel Bali United di Klasemen

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 2 Februari 2026 | 16:28 WIB

persija

Arema FC menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-19 Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Arema FC menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-19 Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang.

RADAR BALI – Arema FC menjamu Persijap Jepara di match day ke-19 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin, 2 Februari 2026.

Hingga turun minum, tuan rumah Singo Edan berhasil memimpin sementara dengan skor 1-0 atas tim tamu.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan pada pukul 15.30 WIB.

Persijap Jepara sebenarnya sempat membuat kejutan kilat lewat aksi pemain asing mereka, Borja Herrera, pada menit ke-5.

Borja berhasil lolos dari kawalan ketat bek Arema FC dan menyarangkan bola ke gawang yang dikawal Adi Satryo.

Namun, kegembiraan Laskar Kalinyamat hanya bertahan sesaat setelah hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

Harapan sempat muncul ketika Wasit utama mendapat panggilan dari Wasit VAR untuk mengecek ulang proses gol tersebut.

Namun, setelah peninjauan cukup lama, keputusan tetap tidak berubah. Gol Borja Herrera tetap dianulir, membuat Persijap harus gigit jari karena "kena PHP" teknologi video tersebut.

Dominasi Singo Edan dan Momentum Matheus Blade

Setelah selamat dari ancaman awal, Arema FC mulai menguasai jalannya laga. Matheus Blade menjadi motor serangan yang merepotkan pertahanan lawan.

Pada menit ke-25, Blade mendapat peluang emas di dalam kotak penalti setelah menerima umpan cut back.

Namun tendangan kerasnya masih mampu ditepis oleh Pelatih Persijap Divaldo Alves yang mempercayakan gawang kepada Kiper Sendri Johansah.

Blade kembali mencoba peruntungan pada menit ke-31 lewat tendangan jarak jauh mendatar, tetapi Sendri Johansah kembali sigap mengamankan si kulit bundar.

Duo Pinjaman Persija Jadi Pembeda

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Gol pembuka Arema FC lahir dari kombinasi unik dua pemain yang dipinjamkan oleh Persija Jakarta, yakni Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata.

Rio Fahmi melesatkan tendangan roket dari luar kotak penalti. Bola yang melaju kencang tersebut mengenai tubuh Hansamu Yama, sehingga berubah arah dan mengecoh kiper Persijap.

Gol tersebut tercatat menjadi keunggulan bagi Arema FC sekaligus membuktikan dampak instan para pemain baru di bursa transfer paruh musim.

Perjudian Marcos Santos

Pelatih Arema FC Marcos Santos membuat gebrakan dengan langsung menurunkan lima pemain barunya sejak menit awal.

Kelima pemain yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim ini adalah Hansamu Yama Pranata, Rio Fahmi, Gabriel Silva, Gustavo Franca, dan penyerang Joel Vinicius.

Joel Vinicius diplot untuk menggantikan posisi Dalberto yang absen akibat akumulasi kartu kuning.

Penampilan ini sekaligus menjadi laga debut bagi mantan striker Borneo FC tersebut bersama Singo Edan.

Keputusan Marcos Santos terbukti ampuh dalam memberikan dimensi baru pada permainan Arema FC.

Babak Kedua: Dua Gol Persijap Dianulir VAR

Persijap Jepara mencoba mengejar ketertinggalan di babak kedua. Usaha mereka sempat membuahkan hasil.

Pada menit ke-58, Carlos Franca menerima umpan dari Iker Guarrotxena dan menyarangkan gol ke sudut kanan atas gawang Adi Satryo. Malangnya, gol itu tidak disahkan wasit karena dinyatakan offside setelah pengecekan VAR.  

Hingga waktu pertandingan berakhir, Laskar Kalinyamat gagal mencetak gol penyeimbang. Dengan hasil ini, Persijap tertahan di peringkat 16 klasemen sementara dengan 12 poin.

Sedangkan Singo Edan naik satu peringkat ke posisi 10 menempel PSBS Biak. Arema mengancam Bali United yang berada di posisi 8 klasemen dengan 28 poin.

Bila Bali United gagal mengatasi Persebaya dan Arema bisa mengatasi Persija Jakarta di GBK, posisi klasemen keduanya akan berubah.   

Susunan Pemain

Arema FC 

Starter: Adi Satryo, Julian Guevara, Rio Fahmi, Hansamu Yama, Alfarizi, Matheus Blade, Arkhan Fikri, Betinho, Gustavo Franca, Joel Vinicius, Gabriel Silva.

Cadangan: Dendy Santoso, Dedik Setiawan, Bayu Setiawan, Anwar Rifai, Lucas Frigeri, Salim Akbar, Iksan Lestaluhu, Odivan Koerich, Valdeci, Jayus Hariono, Samuel Gideon Balinsa, Dwiki Mardiyanto.

Pelatih: Marcos Santos

Persijap Jepara

Starter: Sendri Johansah, Jose Luis Espinosa Arroyo (Jose Rubio), Rahmat Hidayat, Rendi Saepul, Alexis Nahuel Gomez, Wahyudi Hamisi (C), Iker Vallejo (Iker Guarrotxena), Aly Ndom, Buyung Ismu, Borja Herrera Gonzales, Carlos Franca Freires.

Cadangan: Abrizal Umanailo, Muh. Ardiansyah, Firman Ramadhan, Adzikry Fadillah, Indra Arya Wiguna, Zahran Alamsah, Akbar Arjunsyah, Sudi Abdallah, Dicky Kurniawan Arifin.

Pelatih: Divaldo Alves***

Editor : Ibnu Yunianto
#Arema vs persijap #Divaldo Alves #bursa transfer #singo edan #pemain baru arema #hansamu yama #Borja Herrera #Stadion Kanjuruhan #Skor Arema FC #susunan pemain #Matheus Blade #hasil pertandingan #Persijap vs Arema #arema #sendri johansyah #Super League #Rio Fahmi #persijap #persijap jepara #arema fc