Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persijap vs Madura United: Ajang Kebangkitan Dua Tim Pesakitan

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 4 Februari 2026 | 07:52 WIB
Pertarungan Persijap vs Madura United jadi ajang bangkit dua tim pesakitan. Akankah Junior Brandao pecah telur demi menjauh dari degradasi?
Pertarungan Persijap vs Madura United jadi ajang bangkit dua tim pesakitan. Akankah Junior Brandao pecah telur demi menjauh dari degradasi?

RADAR BALI - Laga lanjutan Liga Super 2025/2026 pada Sabtu (7/2/2026) mendatang akan menyuguhkan duel panas antara Persijap Jepara melawan Madura United.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua belah pihak yang tengah terjebak dalam tren negatif.

Madura United datang ke Ratu Kalinyamat dengan rapor merah. Selain puasa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, Laskar Sape Kerrab juga gagal mencetak satu gol pun dalam periode tersebut.

Mandulnya lini depan membuat sosok Junior Brandao berada di bawah mikroskop.

Striker asal Brazil yang didatangkan kembali pada putaran kedua musim 2025/2026 ini belum memberikan kontribusi nyata.

Dalam dua laga awal, pemain berusia 31 tahun tersebut belum mencatatkan gol maupun assist.

Padahal, pada periode pertamanya membela klub (musim 2023/2024), ia sukses membukukan 9 gol dari 20 penampilan.

Menanggapi tekanan tersebut, Pelatih Madura United Carlos Parreira tetap memberikan pembelaan. "Ya kita tahu dia masih dalam tahap mendapatkan kebugaran pertandingan, belum 100 persen siap," katanya.

"Dia sedang berkembang, dan saya percaya dari pertandingan ke pertandingan akan meningkat menjadi lebih baik," ujar Carlos Parreira.

Persijap Jepara di Titik Nadir

Kondisi tuan rumah tidak jauh lebih baik. Persijap Jepara sedang mengalami periode kelam dengan menderita lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun.

Kekalahan telak 0-3 dari Dewa United dan 0-4 dari Persebaya menunjukkan rapuhnya pertahanan sekaligus tumpulnya lini depan tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.

Statistik Pertandingan

Head to Head Terakhir Berdasarkan catatan musim ini, kedua tim baru bertemu satu kali:

09/11/2025: Madura United 2-1 Persijap (Liga Super 2025/2026)

Hasil 5 Laga Terakhir Persijap

12/01/2026  Persijap-Dewa United 0-3  Kalah

01/01/2026 Persija-Persijap 2-0            Kalah

28/12/2025 Persebaya-Persijap 4-0       Kalah

21/12/2025 Persijap-PSBS Biak 0-1       Kalah

15/12/2025 Arema FC-Persijap 2-0        Kalah 

Hasil 5 Laga Terakhir Madura United

31/01/2026 Madura United-PSBS Biak 0-0         Seri

23/01/2026 Persija-Madura United 2-0              Kalah

10/01/2026 Madura United-PSIM 0-3                 Kalah

03/01/2026 Madura United-Persebaya 0-1          Kalah

28/12/2025 Madura United-Semen Padang 5-1   Menang 

Pertaruhan Zona Degradasi

Bagi Madura United, kemenangan adalah harga mati untuk menjauh dari zona merah.

Saat ini mereka duduk di peringkat 14 dengan 18 poin, hanya terpaut satu angka dari PSBS Biak yang menghuni posisi ke-15 (zona degradasi).

Sedangkan Persijap saat ini berada di zona merah peringkat 17 klasemen sementara dengan 12 poin. 

Siapakah yang akan berhasil bangkit dari keterpurukan dalam laga di Jepara nanti?***

Editor : Ibnu Yunianto
#head to head #psim #junior brandao #prediksi #prediksi skor #laskar kalinyamat #semen padang #Persijap vs Madura United #madura united #Super League #Laskar Sape Kerrap #Persebaya #Carlos Parreira #persijap jepara