Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Resmi! PSM Makassar Bebas Sanksi FIFA, Langsung Daftarkan Dua Pemain Asing Baru

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 4 Februari 2026 | 09:12 WIB
Bek Timnas Montenegro Dusan Lagator didaftarkan PSM Makassar setelah resmi lepas dari sanksi FIFA. Lagator akan menjadi pemain termahal PSM Makassar.
Bek Timnas Montenegro Dusan Lagator didaftarkan PSM Makassar setelah resmi lepas dari sanksi FIFA. Lagator akan menjadi pemain termahal PSM Makassar.

RADAR BALI - Kabar melegakan akhirnya menghampiri PSM Makassar.

Klub berjuluk Juku Eja tersebut secara resmi telah terbebas dari jeratan sanksi FIFA dan kini kembali diperbolehkan melakukan aktivitas transfer pemain secara penuh.

Berdasarkan pantauan pada situs resmi FIFA, Senin (2/2/2026) pukul 23.55 Wita, nama PSM Makassar tidak lagi tercantum dalam daftar klub yang terkena larangan transfer.

Kepastian ini mengakhiri periode penuh ketidakpastian yang sempat menyelimuti klub kebanggaan Sulawesi Selatan tersebut.

Dengan dicabutnya sanksi ini, manajemen bisa bergerak cepat mendaftarkan dua penggawa anyar yang kehadirannya sangat dinantikan, yakni Dusan Lagator dan Sheriddin Boboev.

Drama Sanksi di Tengah Kedatangan Luka Cumic

Situasi PSM Makassar sebelumnya berada dalam kondisi genting. Ironisnya, masalah serius ini mencuat tepat di tengah perkenalan striker baru mereka, Luka Cumic.

Pada laman resmi FIFA, Juku Eja tercatat dijatuhi sanksi larangan transfer selama tiga periode dengan tanggal pencatatan 29 Januari 2026.

Sanksi tersebut diduga kuat berkaitan dengan persoalan tunggakan gaji pemain. Kasus ini seolah membuka luka lama, mengingat bukan kali pertama manajemen berhadapan dengan kendala administratif serupa.

Sumber permasalahan bahkan mengarah pada persoalan kontrak penyerang asal Liberia, Abu Kamara, yang belakangan menghilang dari aktivitas tim.

Kini, dengan status bebas sanksi, PSM memiliki ruang bernapas untuk fokus membenahi performa di atas lapangan hijau pada putaran kedua Super League 2025/2026.

Profil Dua Amunisi Baru Juku Eja

Untuk mengangkat posisi tim dari papan tengah, manajemen bergerak agresif dengan mendaftarkan dua pemain asing baru yang memiliki reputasi mentereng:

Dusan Lagator: Benteng Kokoh dari Montenegro

Sektor pertahanan menjadi perhatian utama pelatih PSM Tomas Trucha setelah tim kebobolan 21 gol di putaran pertama. Dusan Lagator hadir sebagai jawaban atas keroposnya lini belakang.

Pemain berusia 31 tahun ini merupakan mantan penggawa Timnas Montenegro dengan pengalaman di liga Rusia, Polandia, dan Hungaria.

Memiliki postur 190 cm, ia sangat tangguh dalam duel udara. Sebelum ke Makassar, ia membela Kerala Blasters dan dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu berperan sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.

Nilai Pasar: Dibanderol sekitar Rp 7,82 miliar, Lagator menjadi salah satu pemain asing termahal di skuad saat ini.

Sheriddin Boboev: Predator Tajam asal Tajikistan

Untuk urusan menggetarkan jala lawan, pilihan jatuh kepada Sheriddin Boboev. Penyerang Timnas Tajikistan ini diproyeksikan menjadi tandem mematikan bagi Luka Cumic.

Di usia 26 tahun, ia telah mengoleksi berbagai gelar domestik bersama klub elite Tajikistan, FC Istiklol.

Boboev bukan tipikal penyerang yang hanya menunggu bola. Ia sangat mobile dan bisa beroperasi sebagai winger maupun penyerang tengah.

Status Terakhir: Sebelum bergabung, ia tercatat membela Ravshan Kulob. Kepindahannya sempat tercium publik melalui unggahan resmi Federasi Sepak Bola Tajikistan.

Sebelumnya, PSM Makassar telah mendaftarkan penyerang anyar Luka Cumic. Striker Serbia berusia 24 tahun ini memiliki postur menjulang setinggi 190 cm, yang menjadikannya ancaman utama dalam duel udara di kotak penalti lawan.

Sebelum berlabuh di Indonesia, ia tercatat membela klub FK Radnik Bijeljina dan memiliki pengalaman menjuarai kompetisi kasta kedua di Serbia.

Pelatih PSM Makassar mengandalkan kemampuannya dalam mencari ruang kosong serta fleksibilitasnya yang bisa bermain sebagai penyerang tengah maupun pemain sayap.

Kehadiran striker bernomor punggung 99 ini diharapkan menjadi solusi produktivitas gol bagi skuat Laskar Ayam Jantan dari Timur.

Dengan nilai pasar mencapai Rp6,08 miliar, ia datang dengan catatan statistik yang cukup solid melalui torehan 42 gol sepanjang karier profesionalnya di Eropa.

Luka Cumic telah melakoni debutnya pada awal Februari 2026 dalam laga melawan Semen Padang, namun belum mencetak gol di laga debutnya.

Proyeksi Skuad dan Harapan Baru

Kedatangan Lagator dan Boboev menandai perombakan besar di komposisi pemain asing Juku Eja, menggantikan nama-nama seperti Lucas Serafim yang telah hengkang.

Dengan kombinasi fisik kuat di lini belakang dan kecepatan di lini depan, manajemen optimis mampu mendongkrak posisi klub dari peringkat 13 menuju papan atas klasemen.

Pendaftaran kedua pemain ini pada detik-detik akhir bursa transfer pada 6 Februari 2026 diharapkan menjadi awal baru bagi PSM Makassar untuk keluar dari tekanan administrasi dan mulai menunjukkan taringnya di kompetisi domestik.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Juku Eja #bursa transfer #Sheriddin Boboev #psm makassar #update liga 1 #Dusan Lagator #Super League #Luka Cumic #abu kamara #pemain baru #transfer pemain #sanksi fifa #tomas trucha