RADAR BALI – Masa depan kiper asal Inggris, Adam Przybek, di Persib Bandung tengah menjadi sorotan hangat.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya memberikan respons terkait rumor yang menyebutkan bahwa sang penjaga gawang akan dipinjamkan ke sesama kontestan Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta.
Sejak didatangkan pada awal musim, Adam Przybek kesulitan menembus skuad utama Pangeran Biru.
Hingga saat ini, ia tercatat baru bermain satu kali, yakni saat Persib kalah 1-2 dari Persita Tangerang pada pekan ketujuh Super League.
Dalam laga debutnya tersebut, performa Przybek langsung dikritik setelah ia gagal mengamankan poin dan justru menerima kartu kuning.
Kondisi ini diperparah dengan ketatnya persaingan di sektor penjaga gawang. Przybek kalah bersaing dengan Teja Paku Alam yang tampil konsisten sebagai kiper utama.
Bahkan, ketika Teja absen pada laga tunda melawan Borneo FC Samarinda, pelatih Bojan Hodak lebih memercayakan posisi starter kepada kiper muda Fitrah Maulana ketimbang Przybek.
Rumor Peminjaman ke PSIM Yogyakarta
Spekulasi mengenai kepergiannya semakin menguat setelah nama mantan pemain Timnas Wales kelompok usia ini menghilang dari daftar susunan pemain dalam dua laga terakhir.
Przybek tidak terlihat di bangku cadangan saat Persib meraih kemenangan identik 1-0 atas PSBS Biak dan Persis Solo.
Kondisi tersebut memicu isu bahwa Przybek akan segera "disekolahkan" ke tim promosi PSIM Yogyakarta demi mendapatkan menit bermain.
Respons Tegas Bojan Hodak
Menanggapi kabar yang beredar liar di akhir Januari tersebut, Bojan Hodak akhirnya angkat bicara setelah memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Selasa (3/2).
"Ini mungkin hanya rumor. Saya belum mendengar kabar seperti itu," ujar pelatih asal Kroasia tersebut secara singkat.
Meskipun telah dibantah oleh pelatih, kepastian nasib Adam Przybek tetap menjadi teka-teki.
Mengingat bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 masih dibuka hingga 6 Februari 2026, segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.***
Editor : Ibnu Yunianto