Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persik Kediri vs Dewa United: Misi Pangkas Defisit Gol Lewat Debut Kuartet Ofensif Spanyol

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:25 WIB
Para pemain Persik merayakan tiga poin yang didapatkan dari kemenangan 3-2 atas Bali United.
Para pemain Persik merayakan tiga poin yang didapatkan dari kemenangan 3-2 atas Bali United.

RADAR BALI - Persik Kediri tidak main-main dalam menatap putaran kedua BRI Super League 2025/26.

Tim berjuluk Macan Putih ini seolah mengirim sinyal bahaya kepada rival-rivalnya, termasuk Dewa United yang akan bertamu ke Stadion Brawijaya pada Sabtu (7/2/2026) sore.

Bukan sekadar mengincar poin penuh, tuan rumah mengusung misi besar: memperbaiki produktivitas gol yang merosot tajam.

Hingga pekan ke-19, Persik masih mencatatkan rapor merah dengan defisit sepuluh gol (22 memasukkan dan 32 kemasukan).

Guna mengatasi ketumpulan lini depan, pelatih Persik Marcos Reina Torres merekomendasikan perekrutan lima pemain asing baru.

Empat di antaranya adalah pemain bertipe menyerang yang diproyeksikan menjadi mesin gol baru di Kediri.

Kehadiran kuartet ofensif ini diharapkan mampu mengubah daya gedor tim secara instan. Berikut adalah profil singkat mereka:

Adrian Luna & Jon Toral: Dua jenderal lapangan tengah yang didatangkan dari Super League India untuk mengisi posisi gelandang serang. Kehadiran dua pemain ini telah membuat Bali United menelan tiga gol di Stadion Brawijaya.

Ernesto Gomez: Pemain serbabisa asal Spanyol yang mampu bermain sebagai sayap kiri, kanan, maupun penyerang tengah.

Rodrigo Dias: Striker murni yang sudah kenyang pengalaman di kompetisi Asia Tenggara.

"Fokus di lini tengah saja tidak akan cukup. Lini depan juga harus tajam," tegas Manajer Tim Persik Kediri Syahid Nur Ichsan.

Pria asal Bandung ini menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kebutuhan menyeluruh tim untuk putaran kedua.

Debut yang Dinanti: Fokus Ernesto Gomez

Salah satu sorotan utama dalam laga pekan ke-20 nanti adalah potensi debut Ernesto Gomez.

Pemain asal Spanyol tersebut mengaku proses adaptasinya berjalan sangat lancar sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kediri.

"Ini akan menjadi pertandingan pertama saya. Saya sangat senang bisa bergabung dan bertekad beradaptasi secepat mungkin dengan tim, budaya, serta kompetisi di Indonesia," ujar Ernesto Gomez, Kamis (5/2/2026).

Waspadai Disiplin Dewa United

Meski baru saja memetik kemenangan manis 3-2 atas Bali United, Persik dilarang jemawa.

Lawan mereka kali ini, Dewa United, memiliki organisasi permainan yang sangat solid.

Terbukti, tim tamu mampu menahan imbang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo meski sempat bermain dengan 10 pemain.

Pelatih Persik Marcos Reina Torres menilai Dewa United sebagai tim yang sangat nyaman saat menguasai bola.

Hal ini menjadi perhatian khusus dalam sesi latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, di mana skuad Macan Putih fokus pada transisi bertahan ke menyerang serta disiplin posisi.

"Kami puas dengan bergabungnya pemain baru. Kami berharap mereka memenuhi ekspektasi untuk membuat Persik Kediri lebih produktif mencetak gol," kata Marcos Reina.

Jika kuartet ofensif baru ini bisa langsung nyetel dengan pola permainan tim, laga melawan Dewa United diprediksi akan menjadi panggung pembuktian bagi ketajaman baru Si Macan Putih.

Marcos Reina juga menegaskan pentingnya memaksimalkan tiga laga kandang ke depan yang akan dijalani timnya secara beruntun untuk mengamankan poin sebanyak-banyaknya demi memperbaiki posisi klasemen.

Sejauh ini Persik telah memainkan satu dari empat laga kandang beruntun melawan Bali United dan kini pihaknya fokus untuk meraih hasil maksimal di pertandingan kandang berikutnya.

“Kami menjadikan ini sebagai tujuan tim. Bagi kami sekarang sangat penting untuk mendapatkan poin penuh berikutnya di kandang,” ujar Marcos,

Ia menambahkan, raihan poin di kandang akan membuat tim lebih percaya diri untuk bersaing di papan atas klasemen.

“Jika kami bisa mendapatkan poin di rumah, kami akan mulai melihat posisi yang lebih tinggi di klasemen. Semua orang di klub, para pemain dan saya sendiri akan melihat (klasemen) lebih tinggi,” katanya.

Setelah melawan Bali United dan Dewa United, Persik akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada 13 Februari dan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 20 Februari.

Selain membahas target pertandingan, Marcos juga memberikan perkembangan terkait kondisi dua pemain baru Persik Kediri, Ernesto Gomes dan Rodrigo Dias. Keduanya sudah mengikuti sesi latihan bersama tim.

“Mereka sudah berlatih kemarin dan hari ini kembali berlatih. Memang sedikit lelah karena perjalanan yang cukup panjang,” ucapnya.

Ernesto datang dari Spanyol, sementara Rodrigo menempuh perjalanan jauh dari Brasil. Marcos menilai kondisi tersebut wajar bagi pemain yang baru bergabung dengan tim baru.

“Hari pertama untuk pemain baru yang datang dari jauh biasanya sedikit menegangkan, mulai dari tempat tinggal, teman satu tim baru, pelatih baru, semuanya baru. Tapi mereka bagus, aktif, bahagia, dan berlatih dengan baik,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Setelah melawan Dewa United, Persik akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada 13 Februari dan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 20 Februari.***

Editor : Ibnu Yunianto
#dewa united #persik kediri #Adrian Luna #Rodrigo Dias #Alexis Mesidoro #Jon Toral #Ernesto Gomez #macan putih #Marcos Reina Torres #Persebaya