RADAR BALI – Lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 akan menyajikan duel krusial antara Persijap Jepara menjamu Madura United di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (7/2/2026) malam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin untuk menjauh dari zona degradasi, melainkan juga menjadi panggung pembuktian bagi deretan pemain asing anyar yang didatangkan kedua tim pada jendela transfer paruh musim.
Persijap Jepara yang kini tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara, mencoba memperkuat barisannya demi bangkit dari kekalahan tipis atas Arema FC pekan lalu.
Salah satu langkah konkret manajemen adalah mendatangkan pemain sayap asal Brasil, Lucas Morelatto.
Pemain yang kerap beroperasi di sisi kanan lapangan ini diharapkan mampu memberikan kreativitas dan ketajaman yang selama ini hilang dari lini serang Laskar Kalinyamat.
Kehadiran Morelatto menjadi harapan besar bagi publik Jepara untuk membalas dendam atas kekalahan 1-2 dari Madura United pada putaran pertama lalu.
Pelatih Persijap Divaldo Alves mengonfirmasi bahwa seluruh pemainnya, termasuk rekrutan baru, dalam kondisi siap tempur.
Meski waktu persiapan tergolong singkat karena terkendala perjalanan dari Malang, Divaldo optimistis dengan progres timnya.
"Kesiapan kami sangat bagus. Baik dari sisi fisik maupun taktikal untuk cari tiga poin besok," ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Tantangan Fisik Duo Asing Madura United
Di kubu tim tamu, Madura United datang dengan ambisi memutus tren negatif tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir.
Fokus utama tertuju pada dua penyerang asing baru mereka, Junior Brandao dan Riquelme. Sejauh ini, keduanya belum mampu mencetak gol dalam dua laga awal yang mereka jalani.
Pelatih Madura United Carlos Parreira mengakui bahwa duet penyerang barunya tersebut masih terkendala kebugaran fisik untuk bisa tampil 100 persen.
"Mereka masih mencari kondisi fisik yang mumpuni untuk pertandingan. Tapi saya yakin, semakin lama mereka akan lebih baik," jelas pelatih berkebangsaan Brasil tersebut.
Carlos berharap koordinasi antara lini tengah dan depan dapat meningkat di laga kontra Persijap agar timnya bisa kembali tajam.
Duel Hidup Mati Papan Bawah
Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini diprediksi akan berlangsung sengit.
Persijap wajib menang jika ingin menyamai perolehan poin Semen Padang FC dan membuka peluang keluar dari zona merah.
Sementara itu, Madura United yang berada di posisi ke-14 juga terancam terseret ke zona degradasi jika gagal meraih hasil positif di Jepara.
Selain menanti aksi para pemain asing, Persijap juga masih melakukan observasi terhadap kondisi bek kiri Buyung Ismu Lessy yang sempat mengalami cidera saat laga di Stadion Kanjuruhan.
Jika semua pilar utama dapat diturunkan, laga ini akan menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih efektif dalam memanfaatkan tenaga pemain baru demi mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.***
Editor : Ibnu Yunianto