RADAR BALI - Persebaya Surabaya resmi memperkuat kedalaman skuadnya untuk mengarungi putaran kedua Super League.
Tim kebanggaan Bonek ini mengumumkan kedatangan dua pemain lokal baru, yakni Adre Arido dan Riyan Ardiansyah, pada Kamis (5/2/2026).
Langkah strategis di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares ini menegaskan keseriusan manajemen dalam menjaga konsistensi performa di tengah ketatnya persaingan liga.
Berdasarkan data dari I.League, kedua pemain tersebut telah didaftarkan secara sah dan siap diturunkan pada paruh kedua kompetisi.
Pesaing Ernando Ari Sutaryadi
Adre Arido Geovani menjadi rekrutan pertama yang diperkenalkan. Kiper muda kelahiran Yogyakarta, 13 Agustus 2004, ini akan mengenakan nomor punggung 82 di Persebaya Surabaya.
Dengan tinggi badan mencapai 1,87 meter, Adre dinilai memiliki postur yang ideal sebagai penjaga gawang modern.
Sebelum berlabuh ke Surabaya, Adre memiliki rekam jejak yang cukup beragam di level nasional.
Dia tercatat pernah memperkuat Persija Jakarta, Persikota Tangerang, Persija Jakarta U-20, hingga Persibo Bojonegoro.
Pengalaman di berbagai level ini menjadi modal berharga bagi kiper bertinggi jangkung tersebut.
Secara statistik, pemain berusia 21 tahun ini telah mencatatkan 25 pertandingan senior dengan total 2.096 menit bermain.
Dalam periode tersebut, ia berhasil mengoleksi 6 clean sheet meskipun harus kebobolan 32 kali.
Nilai pasar tertingginya saat ini berada di angka Rp 434,54 juta, sebuah angka yang mencerminkan potensi besar untuk berkembang lebih jauh di bawah asuhan pelatih Bernardo Tavares.
Winger Berpengalaman Riyan Ardiansyah
Selain posisi penjaga gawang, Green Force juga mendatangkan winger berpengalaman, Riyan Ardiansyah.
Pemain asal Pati yang kini berusia 29 tahun tersebut akan memperkuat lini serang dengan nomor punggung 14.
Kehadirannya menambah jam terbang di skuad lokal karena ia telah mengantongi banyak pengalaman di kompetisi kasta tertinggi.
Riyan dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi. Meski posisi utamanya adalah sayap kanan, ia juga mampu memerankan peran sebagai sayap kiri hingga bek kanan sesuai kebutuhan taktis di lapangan.
Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Riyan merupakan pilar penting di Malut United dan PSIS Semarang.
Sepanjang kariernya, Riyan sudah tampil dalam 124 pertandingan dengan total kontribusi 12 gol dan 6 assist.
Jam terbangnya pun tergolong sangat tinggi dengan catatan 6.205 menit bermain.
Dengan nilai pasar mencapai Rp 1,74 miliar, Riyan diharapkan mampu memberikan stabilitas dan opsi serangan yang lebih tajam bagi tim.
Persaingan internal di skuad Persebaya Surabaya dipastikan akan semakin kompetitif dengan kehadiran dua tenaga baru ini.
Hal ini menjadi sinyal positif bagi para pendukung dalam menatap sisa kompetisi musim ini.***
Editor : Ibnu Yunianto