RADAR BALI - Persib Bandung membawa modal positif menuju kompetisi Asia setelah menaklukkan Malut United 2–0 dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat malam, 6 Februari 2026.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad berjulukan Maung Bandung jelang laga krusial di kancah internasional.
Persib dijadwalkan bertandang ke markas Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League Two.
Laga leg pertama akan digelar di Ratchaburi Stadium, Na Muang, Thailand, pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 19.15 WIB.
Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa timnya segera beralih fokus untuk menganalisis kekuatan wakil Thailand tersebut.
Meski pernah bertemu di laga pramusim dengan skor imbang 2–2, Bojan menilai pertandingan resmi kali ini akan jauh lebih menantang.
"Kami akan melihat dulu tayangan videonya dan melihat bagaimana mereka bermain," katanya seusai menang 2-0 atas Malut United di GBLA.
"Mereka merupakan tim yang bermain menyerang dan banyak memainkan penguasaan bola, seperti biasanya tim dari Thailand," ujar pelatih asal Kroasia itu.
Dalam skema permainan yang diusung oleh Pelatih Worrawoot Srimaka, Ratchaburi FC sangat menonjol dengan filosofi penguasaan bola yang dominan untuk mengendalikan ritme pertandingan.
Mereka cenderung membangun serangan secara sabar dari lini belakang, mengandalkan visi Kapten Jakkaphan Kaewprom sebagai metronom di lini tengah untuk mendikte arah bola.
Dengan menumpuk pemain di area sentral dan memanfaatkan lebar lapangan melalui bek sayap yang aktif menyerang, tim ini berusaha memancing lawan keluar dari posisinya sebelum melepaskan umpan kunci ke area penalti.
Strategi proactive football ini menuntut akurasi operan yang tinggi dan transisi yang rapi agar mereka tidak mudah terpukul oleh serangan balik saat kehilangan bola di wilayah lawan.
Selain itu, Persib juga menghadapi perbedaan cuaca antara Bandung dan Ratchaburi. Pada 11 Februari 2026, perbedaan suhu siang hari cukup signifikan, di mana Ratchaburi jauh lebih panas (selisih 8°C) dibandingkan Bandung.
Selain itu, udara di Ratchaburi diprediksi jauh lebih kering dengan kelembapan hanya 50%, sementara Bandung berada di level 76% dengan potensi hujan yang lebih tinggi.
Pemain Persib harus beradaptasi dengan cuaca Ratchaburi yang lebih panas dan kering agar kondisi fisik tetap terjaga selama 90 menit.
Selain taktik dan suhu, Bojan juga mewaspadai perbaikan performa Ratchaburi di liga domestik Thailand.
Ratchaburi FC saat ini tengah berada dalam performa puncak setelah menumbangkan Muangthong United 3–2 di liga domestik.
Hasil tersebut membawa mereka menempel ketat Buriram United di posisi kedua klasemen Thai League.
Tren Positif Maung Bandung
Di sisi lain, Persib juga memiliki catatan yang sangat impresif. Beckham Putra dan kawan-kawan berhasil menyapu enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di liga.
Pengalaman menghadapi klub Thailand pun sudah teruji saat mereka berhasil mengalahkan Bangkok United dalam dua leg pada fase grup sebelumnya.
Kondisi skuad yang sedang on fire membuat Bojan optimis bisa mencuri poin di Thailand sebelum akhirnya menjamu Ratchaburi di Bandung pada leg kedua.
Bojan Hodak juga mengingatkan bahwa tekanan serupa akan dihadapi lawan saat bertandang ke Bandung sepekan kemudian.
Kehadiran suporter fanatik di kandang diprediksi akan menjadi faktor penentu kelolosan Persib ke babak berikutnya.
"Laga kedua akan dimainkan di sini dan itu laga penentuan. Saya yakin Bobotoh akan memenuhi GBLA dan tidak akan mudah bagi mereka untuk bermain," pungkasnya. ***
Editor : Ibnu Yunianto