Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Debut ACL 2: Layvin Kurzawa Jadi Kunci Persib Matikan Duo Maut Ratchaburi FC

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 9 Februari 2026 | 17:08 WIB
Layvin Kurzawa dibawa Persib ke Thailand untuk babak 16 besar ACL 2 melawan Ratchaburi FC. Eks PSG ini bertugas mematikan duo maut Ratchaburi FC, Denilson Jr & Negueba.
Layvin Kurzawa dibawa Persib ke Thailand untuk babak 16 besar ACL 2 melawan Ratchaburi FC. Eks PSG ini bertugas mematikan duo maut Ratchaburi FC, Denilson Jr & Negueba.

RADAR BALI – Sorotan utama tertuju pada bek kiri anyar Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut berpeluang besar menjalani debut resminya dalam laga krusial leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Persib akan turun melawan Ratchaburi FC di Na Muang, Thailand, Rabu, 11 Februari 2026.

Meski sempat masuk dalam daftar susunan pemain saat melawan Malut United di Stadion GBLA, namun Kurzawa belum diturunkan.

Kini, Kurzawa masuk dalam rombongan tim menuju Thailand bersama pemain baru lainnya, Dion Markx dan Sergio Castel.

Pemain asal Prancis ini menegaskan kesiapannya untuk membawa Pangeran Biru meraih hasil maksimal.

"(Target) kami memenangkan pertandingan ini, tampil dengan mentalitas yang bagus dan tidak kebobolan," tegas Kurzawa.

Mengantisipasi "Duo Maut" Brasil di Ratchaburi

Debut Kurzawa dipastikan tidak akan mudah. Pemain berpaspor Prancis itu akan langsung berhadapan dengan lini serang Ratchaburi FC yang agresif.

Dua nama asal Brasil menjadi ancaman utama yang wajib diredam oleh Kurzawa:

1. Denilson Junior (Striker)

Inilah ancaman utama bagi pertahanan Persib. Denilson adalah top skor klub musim ini dengan koleksi 14 gol dari 19 penampilan.

Memiliki penempatan posisi yang sangat baik dan penyelesaian akhir mematikan, pergerakan off-the-ball pemain ini akan menguji konsentrasi Kurzawa dan barisan bek tengah yang digawangi Patricio Matricardi dan Federico Barba.

2. Negueba (Sayap Kanan)

Sebagai bek kiri, Kurzawa akan berduel langsung dengan Negueba.

Pemain kelahiran Rio de Janeiro ini memiliki kecepatan dan kemampuan dribel di atas rata-rata.

Negueba sering menjadi motor serangan dari sisi kanan untuk mengirim umpan matang kepada Denilson atau melakukan tusukan mematikan ke kotak penalti.

Selain duo Brasil tersebut, Kurzawa juga harus mewaspadai kecepatan pemain Timnas Thailand Jaroensak Wonggorn serta ketajaman Njiva Rakotoharimalala yang sewaktu-waktu bisa bertukar posisi ke sektor sayap kanan.

Koordinasi Lini Belakang Baru

Kurzawa akan bekerja sama dengan Federico Barba dan Patricio Matricardi serta sejumlah opsi bek tengah lain seperti Julio Cesar  atau pemain muda Dion Markx.

Kurzawa dituntut mampu memanfaatkan jam terbangnya di level Eropa untuk menutup ruang gerak Negueba agar tidak leluasa mengirim umpan silang.

Mengingat statusnya sebagai pemain baru, koordinasi antara Kurzawa dan pelatih Persib dalam menjaga kedalaman sangat krusial, terutama untuk mengawal pergerakan Denilson Junior.

Persib Bandung akan bertandang lebih dulu ke Stadion Ratchaburi pada 11 Februari, sebelum menjamu wakil Thailand tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#ACL 2 2025 2026 #persib bandung #Negueba #Denilson Junior #federico barba #afc champions league 2 #patricio matricardi #ratchaburi fc #layvin kurzawa #berita Persib hari ini