RADAR BALI - Stadion Brawijaya menjadi saksi lahirnya idola baru bagi publik Kediri.
Winger berkebangsaan Spanyol, Ernesto Gomez, sukses menandai laga perdananya bersama Persik Kediri dengan performa memukau.
Dalam duel sengit kontra Dewa United Banten FC pada Sabtu (7/2), kontribusi krusialnya membawa tim berjuluk Macan Putih itu mengamankan kemenangan tipis 2-1.
Meski baru menginjakkan kaki di Indonesia selama dua hari dan masih berjuang melawan rasa lelah akibat jet lag, Ernesto langsung dipercaya pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres masuk dalam daftar sebelas pemain utama.
Kepercayaan tersebut dibayar tunai hanya dalam waktu empat menit setelah laga dimulai.
Memanfaatkan umpan jauh dari Imanol Garcia yang gagal dihalau lini belakang lawan, pemain berusia 31 tahun ini menunjukkan ketenangannya.
Setelah melakukan manuver cantik yang mengecoh pertahanan lawan, Ernesto dengan dingin menyarangkan bola ke gawang yang dikawal Sonny Stevens.
Ancaman Nyata untuk PSIM Yogyakarta
Ketajaman Ernesto Gomez menjadi sinyal bahaya bagi PSIM Yogyakarta yang akan bertamu ke Stadion Brawijaya pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2).
Laga ini sangat krusial mengingat kedua tim tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen putaran kedua musim 2025/2026.
Berbanding terbalik dengan Persik yang sedang "panas", Laskar Mataram justru tengah menghadapi kendala produktivitas.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengakui lini depannya sedang macet. Nama-nama seperti Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, hingga Deri Corfe sudah cukup lama absen mencatatkan nama di papan skor.
"Mereka perlu mencetak gol, itu sudah jelas. Tetapi saya pikir Anda harus melihat konteks yang kami jalani sebagai tim," ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Kekuatan Baru di Putaran Kedua
Kedua kesebelasan memanfaatkan bursa transfer Januari-Februari 2026 untuk merombak skuad:
Persik Kediri tampil agresif dengan mendatangkan Hamra Hehanusa serta meminjam Rezaldi Hehanusa. Selain Ernesto, mereka juga mendaratkan Rodrigo Dias, Adrian Luna, dan Chechu.
PSIM Yogyakarta fokus pada stabilitas lini belakang dengan menggaet bek asal Belanda, Jop van der Avert, namun harus melepas Kasim Botan ke Semen Padang FC.
Head to Head dan Tren Performa
Meski Persik menyapu bersih poin dalam dua laga kandang terakhirnya (menang atas Bali United dan Dewa United), PSIM memiliki modal kepercayaan diri dari pertemuan terakhir.
Tanggal Kompetisi Pertandingan Skor
31 Okt 2025 Super League PSIM vs Persik 2-1
02 Sep 2019 Liga 2 Persik vs PSIM 2-0
01 Jul 2019 Liga 2 PSIM vs Persik 1-2
Saat ini, PSIM tertahan di peringkat ketujuh dengan 31 poin. Jika tidak waspada terhadap agresivitas Ernesto Gomez dan kolega, posisi mereka terancam dikudeta oleh tuan rumah yang sedang memiliki motivasi tinggi untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.***
Editor : Ibnu Yunianto