Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persebaya vs Bhayangkara FC: Tavares Waspadai Deretan Pemain Anyar The Guardian

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 11 Februari 2026 | 09:41 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengingatkan timnya untuk ekstra waspada menjelang pertandingan krusial melawan Bhayangkara Presisi Lampung.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengingatkan timnya untuk ekstra waspada menjelang pertandingan krusial melawan Bhayangkara Presisi Lampung.

RADAR BALI – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengingatkan timnya untuk ekstra waspada menjelang pertandingan krusial melawan Bhayangkara Presisi Lampung.

Laga yang akan digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Surabaya ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kekuatan baru yang dimiliki tim tamu.

Menurut Tavares, Bhayangkara FC telah melakukan perombakan signifikan di bursa transfer paruh musim dengan merekrut sejumlah pemain kunci.

Kedatangan amunisi baru ini dinilai menjadi ancaman serius bagi skuad Bajul Ijo.

"Saya pikir Bhayangkara salah satu tim yang merekrut banyak pemain di bursa transfer paruh musim ini. Pemain yang mereka datangkan adalah pemain kunci di klub sebelumnya," ungkap Bernardo Tavares.

Tavares secara spesifik menyoroti beberapa nama dengan rekam jejak mentereng di Liga Indonesia, antara lain:

Moussa Sidibe (eks Persis Solo)

Privat Mbarga (eks Bali United dan Dewa United)

Sho Yamamoto dan Ryo Matsumura (eks Persebaya dan Persis)

Pelatih asal Portugal tersebut menilai para pemain asing ini tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi domestik.

Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi internal Persebaya yang membutuhkan waktu untuk mencapai tim dengan kohesi yang kuat karena banyak mendatangkan pemain yang belum pernah bermain di Super League sebelumnya.

"Mereka memiliki banyak pemain baru yang tak perlu waktu lama untuk beradaptasi. Sementara pemain asing baru kami perlu waktu. Mereka akan menjadi tim yang berbahaya," tegasnya.

Evaluasi Pertemuan Putaran Pertama

Tavares juga mengingatkan anak asuhnya tentang memori kurang menyenangkan pada pertemuan pertama musim ini.

Kala itu, Persebaya harus puas berbagi angka 1-1 setelah kebobolan di menit-menit akhir melalui skema lemparan ke dalam pada masa tambahan waktu.

Selain faktor teknis, kondisi skuad Persebaya saat ini dilaporkan belum ideal. Beberapa pemain dikabarkan mengalami gangguan kesehatan seperti demam dan diare.

Harapan pada Dukungan Bonek dan Bonita

Menghadapi tantangan berat ini, pelatih berharap dukungan penuh dari suporter setia Persebaya.

Kehadiran Bonek dan Bonita di stadion diharapkan menjadi suntikan energi bagi pemain yang tersedia.

"Kami berharap 11 pemain di lapangan dan yang masuk dari bangku cadangan dapat tampil maksimal sehingga memberikan hasil yang baik," pungkas Tavares.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Ryo Matsumara #privat mbarga #moussa sidibe #Super League Indonesia 2025 2026 #prediksi pertandingan #the guardian #Persebaya Surabaya #Bajol Ijo #Bernardo Tavares #bonek #Sho Yamamoto #Persebaya vs Bhayangkara FC #paul munster #bhayangkara fc