Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persis vs Madura United: Momentum Laskar Sambernyawa di Tengah Goyahnya Sape Kerrab

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 12 Februari 2026 | 07:39 WIB
Preview Persis Solo vs Madura United: Prediksi skor, H2H, dan peluang debut Jefferson Carioca di Manahan. Siapa yang keluar dari zona bawah?
Preview Persis Solo vs Madura United: Prediksi skor, H2H, dan peluang debut Jefferson Carioca di Manahan. Siapa yang keluar dari zona bawah?

RADAR BALI - Stadion Manahan bersiap menjadi saksi ambisi Persis Solo dalam memburu kemenangan kandang perdana musim ini.

Setelah melewati periode sulit tanpa euforia poin penuh di rumah sendiri, harapan pendukung Laskar Sambernyawa kini kembali membuncah menjelang laga pekan ke-21.

Sinyal kebangkitan skuad asuhan pelatih Milomir Seslija mulai terlihat sejak putaran kedua dimulai.

Walau sempat terseok, performa tim menunjukkan grafik meningkat, terutama setelah sukses membawa pulang satu poin dari markas PSIM Yogyakarta dalam derbi Mataram yang berakhir imbang tanpa gol.

Menjelang duel yang dijadwalkan pada Jumat (13/2/2026), Persis Solo dipastikan tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Kabar baik bagi para suporter, 17 amunisi baru yang didatangkan pada bursa transfer Januari telah resmi terdaftar di operator liga dan siap melakoni debut atau melanjutkan kontribusi mereka.

Kehadiran sosok seperti Penyerang Abu Razard Kamara memberikan dimensi baru bagi lini serang tim.

Pelatih yang akrab disapa Milo tersebut kini memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk menerapkan skema permainan yang lebih ofensif demi mengangkat posisi tim dari dasar klasemen.

Krisis Identitas Tim Tamu

Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Madura United datang ke Solo dengan kondisi compang-camping.

Laskar Sape Kerrab saat ini menyandang status sebagai tim dengan tren negatif paling buruk di liga, setelah hanya mampu memetik satu poin dari lima pertandingan terakhir.

Tekanan berat kini berada di pundak pelatih Carlos Eduardo Parreira. Sejak menakhodai tim pada November silam, pelatih berkebangsaan Brasil ini baru mencatatkan satu kemenangan.

Situasi semakin pelik karena mereka harus kehilangan sosok sentral sekaligus kapten tim, Lulinha, yang absen akibat sanksi kartu merah.

Pertaruhan di Zona Merah

Laga besok bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel hidup mati untuk menjauh dari ancaman degradasi.

Madura United yang kini bercokol di peringkat ke-14 hanya terpaut selisih poin tipis dari Semen Padang dan Persijap Jepara di zona merah.

Kekalahan di Manahan berisiko membuat mereka terseret lebih dalam ke jurang turun kasta.

"Kami menyadari besarnya skala pertandingan ini. Lawan kami telah melakukan perombakan besar dan kualitas mereka meningkat pesat, namun kami tetap datang untuk melawan," tegas pelatih Carlos Eduardo Parreira.

Meski secara statistik Persis Solo lebih diunggulkan berkat tren poin yang sedikit lebih baik dalam beberapa laga terakhir, hasil akhir tetap bergantung pada efektivitas taktik selama 90 menit pertandingan.

Laga Jumat sore ini akan menjadi ujian konsistensi bagi evolusi skuad Milo sekaligus penentu masa depan Parreira di kursi kepelatihan Madura United.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Sape Kerrab #persis solo #Carlos Eduardo Biasi Parreira #laskar sambernyawa #madura united #milomir seslija #Super League #abu kamara #Persis Solo vs Madura United