RADAR BALI - Kabar mengejutkan datang dari arena kualifikasi snowboarding halfpipe wanita pada Olimpiade Musim Dingin 2026, Rabu pagi.
Atlet asal China Lu Jia (Jiayu Liu) mengalami insiden jatuh yang cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan tandu darurat.
Insiden tersebut terjadi saat atlet berusia 33 tahun itu menjalani putaran kualifikasi keduanya.
Saat itu, ia berada di posisi ke-13 dan membutuhkan skor lebih tinggi untuk merangkak naik satu peringkat agar bisa menembus babak final.
Manuver 'Scorpion'
Setelah melakukan salah satu lompatan di lintasan halfpipe, Lu Jia sebenarnya sempat mendarat dengan aman.
Namun, ia kemudian kehilangan keseimbangan, terjungkal ke depan, dan mendarat dengan kepala terlebih dahulu, sebuah posisi jatuh berisiko yang sering disebut sebagai posisi 'scorpion'.
Kompetisi sempat dihentikan selama beberapa menit saat tim medis bergegas memberikan pertolongan di dasar lintasan.
Lu Jia tampak tidak bergerak sesaat setelah benturan terjadi, yang memicu kekhawatiran besar di lokasi pertandingan.
Petugas medis akhirnya mengevakuasi sang atlet menggunakan kereta luncur darurat (emergency sled) untuk penanganan lebih lanjut.
Kondisi Terbaru: Tidak Ada Cedera Serius
Meski sempat terlihat mengkhawatirkan, kabar baik datang dari pihak medis dan sang atlet sendiri.
Berdasarkan laporan kantor berita Xinhua, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa cedera Lu Jia diyakini terkait dengan benturan kepala (head impact).
Melalui media sosialnya, peraih medali perak Olimpiade 2018 ini mengonfirmasi bahwa dirinya dalam keadaan baik. Ia mengunggah swafoto tersenyum dengan pose "V" dari tempat tidur rumah sakit.
"Saya baru saja menyelesaikan pemeriksaan di rumah sakit dan tidak ada yang salah secara serius. Semuanya baik-baik saja," tulis Lu Jia.
Pihak rumah sakit juga mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan kelainan pada tulang belakang leher setelah pemeriksaan menyeluruh dilakukan.
Profil Lu Jia: Sang Veteran Lima Olimpiade
Lu Jia merupakan salah satu sosok paling berpengalaman di dunia snowboarding.
Olimpiade Musim Dingin 2026 merupakan penampilannya yang kelima, setelah sebelumnya berpartisipasi pada edisi 2010, 2014, 2018 (meraih medali perak), dan 2022.
Sepanjang kariernya, ia telah meraih enam kemenangan di Piala Dunia dan gelar juara dunia pada tahun 2009.
Meski sering dihantam cedera, termasuk tiga operasi bahu besar dan patah tulang lumbal yang belum sepenuhnya sembuh, media lokal China Sports Daily tetap memuji semangat juangnya yang luar biasa dalam membela negara.
Snowboarder Chloe Kim asal Amerika Serikat yang memimpin kualifikasi lewat skor tertinggi 90.25 akhirnya meraih emas nomor halfpipe putri di final Olimpiade Musim Dingin.
Kim juga mencetak rekor dunia sebagai orang pertama yang memenangi emas olimpiade tiga kali secara beruntun. ***
Editor : Ibnu Yunianto