RADAR BALI - Dua dari tiga pemain baru Persib Bandung, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa, resmi menjalani debut pada pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26.
Sayangnya, momen perdana mereka di Stadion Dragon Solar Park, Thailand, Rabu, 11 Februari 2026, harus diwarnai dengan kekalahan telak 0-3 dari tuan rumah Ratchaburi FC.
Pelatih Persib Bojan Hodak memberikan kesempatan bagi keduanya untuk merumput pada babak kedua.
Meski belum mampu mengubah hasil akhir, kehadiran mereka menjadi sorotan utama dalam laga tersebut.
Berikut adalah data penampilan kedua penggawa anyar Pangeran Biru dalam laga debut mereka:
Pemain Masuk Menit Durasi Bermain Menggantikan
Sergio Castel 58' ±32 Menit Uilliam Barros
Layvin Kurzawa 83' ±11 Menit Edo Febriansah
Analisis Performa Pemain
Sergio Castel
Masuk menggantikan Uilliam Barros di menit ke-58, penyerang asal Spanyol ini mencatatkan 12 kali sentuhan bola.
Castel sempat menunjukkan ancaman dengan melepaskan satu tembakan dan memberikan satu umpan kunci (key pass).
Namun, ia terlihat masih memerlukan waktu untuk membangun chemistry dengan lini tengah, mengingat waktu bergabungnya yang sangat singkat sebelum laga krusial ini.
Layvin Kurzawa
Mantan bek kiri PSG ini hanya mendapatkan waktu bermain sekitar 11 menit.
Dalam durasi yang singkat, Kurzawa memenangkan dua duel lapangan dan melakukan satu kali recovery bola.
Sayangnya, hanya satu menit setelah ia menginjakkan kaki di lapangan, gawang Persib kembali bobol untuk ketiga kalinya.
Debutnya terasa cukup berat karena tim sedang dalam tekanan tinggi saat ia masuk.
Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa penampilan kurang dari 45 menit bagi kedua pemain tersebut adalah hal yang wajar.
Faktor kebugaran menjadi alasan utama, terutama bagi Kurzawa yang sudah cukup lama tidak merasakan atmosfer pertandingan kompetitif.
"Keduanya adalah pemain baru. Jadi, tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Meskipun debut ini berakhir pahit secara skor tim, Hodak tetap optimis dengan kualitas individu yang dimiliki anak asuh barunya.
Pelatih asal Kroasia ini percaya bahwa seiring berjalannya proses adaptasi, keduanya akan menjadi pilar penting bagi skuat utama.
"Keduanya memiliki potensi untuk bermain di skuat utama dan pastinya mereka bisa membantu tim," pungkasnya. ***
Editor : Ibnu Yunianto