RADAR BALI – Duel sengit pekan ke-21 Super League 2025/2026 antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat (13/2/2026) sore tersebut tuntas dengan skor imbang 2-2.
Hasil ini membuat Persik Kediri gagal merangkak ke posisi sepuluh besar klasemen sementara.
Bagi PSIM, hasil imbang ini memperpanjang catatan negatif mereka yang belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Skuad Macan Putih yang berperan sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif menekan sejak awal laga.
Kombinasi legiun asing Imanol Garcia, Jon Toral, dan Adrian Luna menjadi motor serangan di lini tengah.
Persik nyaris unggul pada menit ke-15 melalui tendangan spekulasi Adrian Luna, namun bola membentur tiang gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Menerima umpan dari penyerang Ernesto Gomez, Jon Toral menaklukkan Cahya Supriadi lewat tendangan mendatar di ruang sempit.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan enam menit. Melalui skema unik, kiper PSIM Cahya Supriadi melepaskan tendangan gawang (goal kick) jauh yang langsung mengarah ke Ezequiel Vidal.
Vidal dengan dingin menceploskan bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Penalti Ezra dan Brace Vidal
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tetap tinggi. Anak asuh pelatih Persik Kediri Marcos Reina kembali memimpin pada menit ke-55.
Ezra Walian sukses mengeksekusi penalti setelah terjadi pelanggaran oleh Rahmatshoh di kotak terlarang.
Laskar Mataram menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Pada menit ke-62, Ezequiel Vidal mencatatkan brace melalui sundulan tajam setelah memaksimalkan umpan lambung presisi dari Raka Cahyana.
Meski kedua tim saling jual beli serangan hingga masa injury time, skor 2-2 menjadi hasil akhir pertandingan.
Macan Putih Terpaku, Laskar Mataram Buntu
Hasil imbang pada laga yang berlangsung 13 Februari 2026 ini memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi posisi kedua tim di tangga klasemen.
Dengan tambahan hanya satu poin, Persik Kediri masih tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 26 poin.
Skuad asuhan pelatih Persik Kediri Marcos Reina tersebut gagal memanfaatkan momentum untuk menyalip tim-tim di atasnya, termasuk ambisi mereka menggeser posisi Bali United.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta masih mampu menjaga posisi mereka di papan atas dengan menempati peringkat ke-7 lewat raihan 37 poin.
Meski demikian, hasil di Stadion Gelora Joko Samudro ini memperpanjang tren negatif Laskar Mataram.
Tim asuhan pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul van Gastel tersebut tercatat belum sekali pun meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di Super League.
Susunan Pemain
Persik Kediri (Pelatih: Marcos Reina):
Leo Navacchio; Al Hamra Hehanussa, Kiko, Gusti Made Rendy, Muhamad Firly; Adrian Luna, Imanol Garcia, Joan Harper; Ernesto Gomez, Ezra Walian, Jose Enrique.
PSIM Yogyakarta (Pelatih: Jean Paul van Gastel):
Cahya Supriadi; Franco Mingo, Van der Avert, Raka Cahyana, Yusaku Yamadera; Fahreza Sudin, Ze Valente, Rahmatshoh; Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, Riyatno Abiyoso.***