Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

5 Fakta PSM Makassar vs Dewa United: Tomas Trucha Akui Juku Eja Layak Kalah

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 15 Februari 2026 | 06:08 WIB
Ruben Kambuaya menguasai bola dibayangi pemain PSM Makassar.
Ruben Kambuaya menguasai bola dibayangi pemain PSM Makassar.

RADAR BALI – Laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 yang mempertemukan PSM Makassar dengan Dewa United Banten FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (14/2), berakhir dramatis.

Berikut sejumlah fakta pertandingan

1. Bukan Skuad Terbaik

Sebelum peluit kick-off dibunyikan, pelatih kepala Dewa United Jan Olde Riekerink sempat mengutarakan kekhawatirannya terkait jadwal tandang yang padat.

Laga di Parepare ini merupakan partai tandang ketiga dalam tiga pekan terakhir bagi Banten Warriors.

Meski harus tampil tanpa pilar utama seperti Alexis Messidoro, Hugo Gomes dos Santos Silva (Jaja), Nick Kuipers, Noah Sadaoui, dan Rafael Silva yang tetap berada di Jakarta, pelatih asal Belanda tersebut tetap optimistis.

Riekerink berkaca pada performa timnya di laga-laga sebelumnya yang dinilai tetap menunjukkan sisi positif meski terkendala hujan maupun kekurangan jumlah pemain.

2. Kedua Tim Sama Kuat

Tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-2 setelah dihantam dua gol di masa injury time.

Pertandingan sejatinya berlangsung sangat ketat. Selama 90 menit waktu normal, kedua tim bermain disiplin dalam bertahan, sehingga skor kacamata tetap bertahan. Namun, petaka bagi PSM Makassar muncul di penghujung laga.

Kebuntuan pecah pada menit ke-90 melalui eksekusi tendangan bebas terukur dari Vico Duarte.

Sepakan tersebut gagal dibendung oleh kiper PSM, Reza Arya. Belum sempat Juku Eja menata koordinasi pertahanan, Dewa United kembali menghukum tuan rumah empat menit berselang.

3. Alex Martin Figur Sentral Dewa United

Menerima umpan dari Taisei Marukawa, Alex Martins sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-94.

Gol ini semakin mengukuhkan Alex sebagai sosok sentral sekaligus top scorer Dewa United musim ini dengan koleksi sembilan gol dan empat assist.

4. Kartu Merah Victor Luiz Jadi Pembeda

Kekalahan ini terasa menyesakkan bagi PSM Makassar yang harus bermain dengan 10 orang sejak diusirnya bek Victor Luiz.

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha memberikan kritik keras terhadap performa timnya yang dianggap bermain buruk sejak menit awal.

"Sangat buruk. Kami cuma melihat Dewa United memainkan bola," katanya menggambarkan buruknya penguasaan bola timnya.

"Setelah babak pertama kami melakukan perbaikan dan pergantian pemain, tapi itu tidak cukup untuk menekan lawan," imbuhnya. 

"Ditambah lagi insiden kartu merah tersebut," ujar pelatih asal Republik Ceko itu sembari meminta maaf kepada para pendukung.

Senada dengan sang pelatih, bek muda PSM Makassar Daffa Salman juga mengungkapkan permohonan maafnya. 

5. Bek Muda PSM Punya Prospek

"Kami sudah bekerja keras, namun bermain dengan 10 orang memang sangat menyulitkan. Insha Allah kami akan bekerja keras kembali untuk pertandingan berikutnya," tutur Daffa.

Dalam pertandingan tersebut, pemain berusia 23 tahun itu mencatatkan statistik defensif yang impresif dengan enam intersep dan empat tekel selama 90 menit.

Menatap Laga Selanjutnya

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Dewa United untuk terus bersaing di papan atas. Dewa United kini berada di posisi 10 klasemen sementara, menempel ketat Bhayangkara FC dan Bali United. 

Sementara itu, PSM Makassar harus segera berbenah karena mereka dijadwalkan akan melakoni laga besar melawan Persija Jakarta pada 20 Februari mendatang.

PSM wajib menang karena hanya dua strip dari zona degradasi dengan jarak 7 poin dari Semen Padang yang berada di posisi 16.***

Editor : Ibnu Yunianto
#dewa united #Sepak Bola Indonesia #Alex Martins #psm makassar #Daffa salman #BRI Super League #kartu merah #hasil pertandingan #Stadion Gelora BJ Habibie Parepare #Victor Luiz #Vico Duarte