Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Preview Persib vs Ratchaburi FC di ACL 2: Hodak Optimistis, The Dragon Pantang Parkir Bus

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 17 Februari 2026 | 21:28 WIB

Bek Persib Federico Barba optimistis mampu melakukan remontada kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC di GBLA.
Bek Persib Federico Barba optimistis mampu melakukan remontada kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC di GBLA.

RADAR BALI - Atmosfer panas mulai menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjelang laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26.

Persib Bandung dijadwalkan menjamu Ratchaburi FC pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 19.15 WIB.

Meski tertinggal agregat 0-3 dari pertemuan pertama, Pangeran Biru mengusung misi bangkit dan menolak untuk menyerah di depan pendukung sendiri.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengungkapkan bahwa secara mental, anak asuhnya tidak memerlukan suntikan motivasi khusus.

Kekalahan telak pada leg pertama justru meninggalkan rasa kecewa dan amarah yang mendalam di ruang ganti, yang kini bertransformasi menjadi semangat juang.

Menurut Hodak, para pemain sudah melakukan introspeksi dan menyadari bahwa mereka memiliki kemampuan untuk tampil jauh lebih baik daripada laga sebelumnya.

"Rasa tidak puas muncul karena tim merasa seharusnya bisa berbuat lebih banyak pada laga pertama," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

Kabar baik bagi Bobotoh, Hodak kini memiliki opsi skuad yang lebih lengkap dengan pulihnya sejumlah pemain kunci, termasuk gelandang Beckham Putra Nugraha.

Kehadiran para pemain pilar ini diharapkan mampu memaksimalkan peluang tersisa untuk mengejar defisit tiga gol.

Keyakinan Lini Pertahanan

Senada dengan sang pelatih, bek Persib Federico Barba menyuarakan optimisme tinggi.

Pemain asal Italia ini mengakui bahwa membalikkan keadaan bukanlah perkara mudah, namun ia percaya pada potensi timnya.

Berkaca pada leg pertama, Barba menilai Persib sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang berbahaya meski akhirnya harus kalah akibat kesalahan sendiri.

"Kami membuat banyak kesalahan, tentu saja. Tetapi di sisi lain, kami juga memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol. Kami sudah mengevaluasi hal tersebut," tegas Barba.

Ia meyakini atmosfer GBLA akan menjadi faktor pembeda yang memberikan energi tambahan bagi tim untuk tampil habis-habisan demi tiket perempat final.

Ratchaburi FC Tolak Parkir Bus

Di sisi lain, tim tamu tidak datang ke Bandung hanya untuk bermain aman.

Pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka menyadari reputasi Persib yang sangat tangguh saat bermain di kandang.

Namun, ia menegaskan bahwa timnya tidak akan menerapkan strategi "parkir bus" meskipun sudah unggul agregat tiga gol.

"Meski akan ada momen bertahan tergantung situasi lapangan, kami tetap memegang teguh filosofi permainan dari leg pertama," kata Srimaka.

The Dragon dipastikan akan tetap meladeni permainan terbuka tuan rumah dan menolak anggapan bahwa mereka hanya akan fokus menjaga keunggulan.

Dengan kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan, laga besok malam diprediksi akan berjalan sengit sejak menit awal.***

Editor : Ibnu Yunianto
#acl 2 #persib bandung #Beckham Putra #sepak bola asia #acl two #worrawoot srimaka #federico barba #bojan hodak #AFC Champion League Two #persib vs ratchaburi #ratchaburi fc #berita persib #gbla